Balikpapan (ANTARA News - Kaltim) - Melawan Persipura Jayapura Senin (18/4) sore di kandang
Persiba kini menghuni urutan ke-14 klasemen sementara Liga Super Indonesia, hanya satu strip lebih baik ketimbang klub Kaltim lainnya, Bontang FC yang berada di urutan ke-15.


“Tak ada jalan lain memang kecuali meraih poin dari tuan rumah. Berat, tapi saya
yakin anak-anak mau berjuang ekstra keras untuk itu,” kata Hariyadi, pelatih
Persiba di Jayapura Minggu (17/4).

Musim ini, Persiba punya catatan manis saat lawan Boas Solossa dan kawan-kawan. Meski sangat diunggulkan, Persipura takluk 0-1 saat bertandang ke Stadion Persiba 12 Februari lampau. Gol Persiba kala itu dicetak oleh striker lincah Khairul Amri.

Kekalahan dari Persiba adalah satu dari 2 kekalahan Persipura musim ini. Tim lain yang mampu menaklukkan Persipura adalah Arema Indonesia di Malang.

Tidak hanya itu, Mijo Dadic dan kawan-kawan sukses menahan gempuran para penyerang Persipura dengan bermain tenang dan taktis. Dadic bahu membahu bersama Muhammadan dan Acok Rusdiansyah mengawal gawang Persiba yang ketika itu dijaga Galih Sudaryono.

"Kami yakin bisa mengulang momen itu," optimistis Dadic. Musim ini merupakan tahun kedua pemain Kroasia ini bersama Persiba.

Menurut Dadic, ada tiga pemain Persipura yang patut dijaga ketat oleh dirinya dan Iqbal Samad—yang menggantikan Acok yang cedera lutut—yaitu Boas Solossa,
Titus Bonay,  dan Zah Rahan.

Menurut Hariyadi, Persiba memilih untuk bermain menyerang untuk memperbesar peluang mencetak gol dan meraih poin. Tentu saja konsentrasi pertahanan tidak dilupakan.

“Kami akan bertahan mulai dari tengah dengan para gelandang,” kata pelatih yang menggantikan Junaidi tersebut. Di posisi ini ada midfielder energik Dwi Joko, Asri Akbar, dan Robertino Pugliara yang bahkan bisa menjadi second striker yang tiba-tiba muncul dari belakang.

Karena itu, tampaknya formasi 3-5-2 akan jadi pilihan. Formasi ini juga memungkinkan tim menyerang balik dengan cepat, terutama lewat sektor sayap, begitu ada kesempatan.

Dalam pertandingan ini Persiba akan menurunkan bek Mijo Dadic,  Muhammadan, dan
Iqbal Samad, gelandang Dwi Joko, Erik Setiwan, Robertino Pugliara, Asri Akbar.  Striker Sultan Samma akan bermain agak kebelakang di sektor kanan sementara di depan sebagai target man striker asing Aldo Baretto dan Khairul Amri. Di bawah mistar gawang pelatih Hariyadi belum
memutuskan, apakah kembali menurunkan kiper utama I Made Wirawan yang baru sembuh dari cedera atau kembali mempercayakan gawang Persiba kepada kelincahan
Galih Sudaryono.

Di kursi cadangan ada supersub Eki Nurhakim, winger asli Balikpapan Edy Gunawan, bek M Bahtiar, Trias Budi, Stevanus, Aliev Maulana, Jefry Dwi Hadi.

Persiba sudah tiba kembali di Jayapura setelah Jumat (16/4) menjadi tamu Persiwa Wamena. Minggu sore tim Beruang Madu mendapat kesempatan menjajal lapangan pertandingan, Stadion Mandala. Stadion ini terletak di tepi pantai dan di kelilingi bukit-bukit pasir. Orang dapat menonton pertandingan tanpa harus masuk ke stadion melalui bukit-bukit pasir itu.

Kubu Persipura sendiri tak banyak gembar-gembor. Berada di posisi puncak klasemen sementara, Boaz dan kawan-kawan jelas tidak perlu khawatirkan apa pun terhadap setiap lawan yang menjajal ingin  Mutiara Hitam. Lebih-lebih lagi anak-anak latih Jacksen F Tiago bermain di lapangan sendiri dan di depan pendukungnya sendiri.

“Kami akan coba balas kekalahan di Balikpapan,” kata Bio Paulin Pierre, bek Persipura yang pernah dua musim membela Mitra Kukar Tenggarong.

Persipura sudah dekat dengan gelar juara ISL musim ini. Pada klasemen sementara terlihat Mutiara Hitam sudah mengantongi 44 poin hasil 13 kali menang dan 5 kali seri. ***4***


Editor : Iskandar Zulkarnaen

COPYRIGHT © ANTARA 2026