"Kami minta SKPD dalam menyusun suatu program pembangunan harus memiliki standar indikator," kata Wakil Bupati Penajam Paser Utara Mustaqim MZ, ketika ditemui di Penajam, Rabu.
Standar indikotor itu menurut Wabup, seperti indikator keuangan, serta indikator hasil yang akan dicapai sehingga program pembangunan dapat dilakukan terarah dan tepat sasaran.
Mustaqim menyatakan sejumlah program pembangunan saat ini masih memiliki sejumlah kelemahan, sehingga ada sejumlah pembangunan yang mandek atau tidak dilaksanakan, dan terkesan sia-sia.
"Kami masih melihat ada kelemahan di sejumlah program pembangunan yang dilaksanakan SKPD, yakni kelemahan pada keuangan dan pelaksanaannya," ujarnya.
Mustaqim menegaskan setiap perencanaan program yang disusun SKPD harus bisa dipastikan dapat dilaksanakan secara utuh dan sempurna.
Selama ini lanjut Wabup, masih banyak ditemukan program SKPD yang sudah masuk Dokumen Pelaksanaan Anggaran atau DPA, namun batal dilaksanakan.
Mustaqim menimpali lagi, setiap SKPD tidak bisa berdiri sendiri untuk menyukseskan satu program kegiatan atau pembangunan yang dilaksanakan.
"Diperlukan sinergitas antar SKPD agar bisa meningkatkan kualitas mutu dan pelayanan kepada masyarakat secara menyeluruh," jelas Wabup.
Rencana kegiatan atau pembangunan yang digagas SKPD tambah Mustaqim, juga harus lebih terarah dan tertata sesuai kebutuhan masyarakat, terutama kagiatan pembangunan atau kegiatan.
Wabup juga meminta memprioritaskan kegiatan pembangunan dan perbaikan jalan desa atau kelurahan untuk memudahkan akses transportasi dan perekonomian warga.
"Kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat harus diprioritaskan, serta dilaksanakan lebih terarah dan tertata," ucap Mustaqim. (*)
Pewarta: Bagus Purwa: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.