Untuk menghadapi event tersebut, jajaran pengurus Persatuan Olah Raga Sepatu Roda (Perserosi) meminta induk organisasi Komite Olah Raga Nasional (KONI) Kutai Timur mendesak Pemkab Kutai Timur merampungkan pembangunan lintasan, kata Sekretaris Persatuan Sepatu Roda Kutai Timur Lisda di Sangata, Sabtu.
"Pemkab Kutai Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum sebagai penanggung jawab pelaksanaan pembangunan proyek tersebut perlu segera menyelesaikan proyek sebelum digelar Kejurda Sepatu Roda," katanya.
Menurut Lisda, lintasan sepatu roda harus segera diselesaikan karena pelaksanaan Kejurda tinggal empat bulan lagi. Masih banyak persiapan lain yang mesti dilakukan terkait dengan lintasan yang berada di Desa Gembara, Kecamatan Sangata Utara.
"Kami iap menjadi tuan rumah, sekaligus akan membuktikan hasil pembinaan yang dilakukan selama ini, dan menunjukkan prestasi atlet tuan rumah melalui Kejurda," katanya.
Saat ini beberapa atlet lokal yang direkrut sedang dikirim ke berbagai daerah di Pulau Jawa untuk menimba ilmu sehingga Kutai Timur mampu menyumbangkan atlet sepatu roda di tingkat nasional,k ata Lisda.
Ditanya soal lintasan, Lisda mengatakan, pembangunan lintasan sepatu roda didanai dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kutim 2010 senilai Rp 747.393.000, dan dikerjakan CV Cinta Damai dengan konsultan CV Plasa Deco Arsiplan.
Pekerjaan lintasan sepatu roda dengan masa kerja 75 hari kalender dan masa pemeliharaan 180 hari berdasarkan Nomor Kontrak: 600/187/DPU-KT/SEPATU RODA/2010 tanggal 1 Oktober 2010.
"Lintasan sepatu roda yang sudah jadi belum memenuhi standar, masih ada beberapa titik yang tidak memenuhi standar," ujar Lisda
Ia berharap, dalam tahap pemeliharaan lintasan sepatu roda dilapisi aspal lagi sehingga rata dan mulus.
Editor : Iskandar Zulkarnaen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.