"Profesi yang kita tekuni adalah bentuk bela negara. Karena itu diharapkan selaku ASN mari kita bekerja keras dan cerdas untuk membangun Kaltim," kata Gubernur Awang Faroek Ishak saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Bela Negara ke-68 di Halaman Kantor Gubernur Kaltim, Senin (19/12
Dikatakan, program-program yang telah digariskan di dalam rencana pembangunan jangka panjang maupun rencana kerja menengah Kaltim yang sekarang dilaksanakan harus sukses, meski penuh tantangan untuk dapat merealisasikannya.
"Saya minta seluruh ASN pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), seluruh jajaran Polda dan TNI bersama-sama mambangun Kaltim dan mari tingkatkan persatuan dan kesatuan. Saya percaya bahwa semuanya adalah kader-kader bela negara yang baik,"ujarnya.
Koprs pegawai negeri, lanjut Awang Faroek adalah kader-kader bangsa yang terbaik di segala bidang. Karena itu gubernur mengajak semua ASN agar berbuat yang terbaik untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Kaltim.
Gubernur mengatakan, Pemprov Kaltim memerlukan aparatur yang siap bekerjasama dalam semangat kebersamaan yang kuat. Bisa bekerja keras dan mengabdi tanpa pamrih. Tidak menunggu perintah baru mau bekerja, tetapi kreatif, inovatif, mampu bergerak cepat, serta tanggap dalam mengatasi setiap permasalahan.
"Dengan kemampuan tersebut diyakini citra ASN di mata masyarakat akan semakin baik hingga pada gilirannya juga akan memberikan dampak positif terhadap wibawa pemerintah dalam mewujudkan pemerintahan yang baik," ujarnya.
Usai menghadiri peringatan Hari Bela Negara, Gubernur Awang Faroek kemudian meninjau festival makanan daerah yang diikuti SKPD lingkup Pemprov Kaltim, sekaligus meninjau posko penggalangan dana untuk korban gempa bumi di Kabupaten Pidie, Aceh yang merupakan inisiatif dari Kantor Pertahanan Kaltim.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal HP, Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun HS, Kepala Kantor Pertahanan Kaltim Brigjen TNI Rukman Ahmad dan sejumlah Kepala SKPD dan Biro lingkup Pemprov Kaltim. (Humas Prov Kaltim/mar).
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.