Penajam (ANTARA Kaltim) - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, menyiapkan anggaran sekitar Rp1,4 miliar untuk pembangunan Kantor Palang Merah Indonesia atau PMI setempat.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum, Pemukiman dan Prasarana Wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, Supardi saat ditemui di Penajam, Jumat, mengatakan pemerintah daerah mengalokasikan anggaran pembangunan Kantor PMI pada APBD 2016 sekisar Rp1,4 miliar.

"Kantor PMI itu akan dibangun bersebelahan dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di kilometer 9 Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam," ujarnya.

Pembangunan Kantor PMI Kabupaten Penajam Paser Utara yang dilaksanakan di atas lahan seluas satu hektare tersebut lanjut Supardi, ditargetkan rampung pada pertengahan Desember 2016.

Untuk tahap pertama pembangunan Kantor PMI Kabupaten Penajam Paser Utara itu menurut dia, difokuskan pada pembangunan fisik.

"Pemerintah daerah siapkan anggaran Rp1,4 miliar pada APBD 2016 untuk kegiatan pembangunan tahap pertama yang difokuskan pada pembangunan fisik," kata Supardi.

Selanjutnya Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara akan melengkapi Kantor PMI tersebut, dengan fasilitas klinik, bank darah, gudang, mushala dan asrama.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara berharap pembangunan Kantor PMI itu segera selesai sehingga dapat membantu masyarakat yang membutuhkan darah.

"Selama ini masyarakat, khususnya pasien di RSUD yang membutuhkan darah kesulitan mendapatkan persediaan darah," jelasnya.

PMI Kabupaten Penajam Paser Utara belum memiliki kantor, Unit Transfusi Darah (UTD) dan bank darah, membuat hasil donor darah yang dikumpulkan selama ini diserahkan ke bank darah di UTD PMI Kota Balikpapan.

Kondisi tersebut membuat masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara jika membutuhkan darah harus menghubungi UTD PMI Kota Balikpapan. (*)

Pewarta: Bagus Purwa
: Didik Kusbiantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026