Balikpapan (ANTARA Kaltim) - Sebanyak 29 orang lulusan Institut Teknologi Kalimantan yang menjadi wisudawan angkatan pertama diharapkan dapat segera diserap pasar kerja.

"Semoga ilmu yang mereka pelajari di kampus ini bisa segera bermanfaat untuk masyarakat," kata Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Prof Dr Ir Sulistijono, DEA dihubungi di Balikpapan, Senin.

Perguruan tinggi negeri yang berlokasi di Balikpapan itu melaksanakan upacara wisuda bagi 29 sarjana baru pada Sabtu (3/9). Ini merupakan wisuda pertama ITK yang resmi memulai perkuliahan pada 2012.

"Cukup membanggakan karena mereka bisa menyelesaikan pendidikan dalam delapan semester," ujar Sulistijono.

Para wisudawan ini berasal dari Angkatan 2012. Mereka berasal dari 5 program studi, yaitu Teknik Mesin, Teknik Perkapalan, Teknik Sipil, Teknik Kimia, dan Teknik Elektro.

Para wisudawan adalah mahasiswa angkatan pertama ITK dan bagian dari 100 mahasiswa yang pendidikannya dibiayai Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui program Beasiswa Kaltim Cemerlang (BKC).

Para mahasiswa angkatan pertama ini sempat menjalani kuliah di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya selama enam semester atau antara tahun 2012-2015 dengan status sebagai mahasiswa titipan, karena bangunan kampus ITK belum rampung.

Menjelang tahun keempat pada 2015, bangunan-bangunan utama untuk fasilitas perkuliahan selesai dibangun di Kariangau, Balikpapan, sehingga perkuliahan dan administrasi kampus segera pindah ke Balikpapan.

Wisudawan terbaik angkatan pertama ITK adalah Rifki Amir Wijaya dan Yasmin Zulfathi Yusrina dari Fakultas Teknik Kimia yang lulus dengan predikat "cumlaude" atau dengan pujian. Rifki Amir mencatatkan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,6.

Institut Teknologi Kalimantan mulai dibangun pada 2012. Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak dikenal sebagai salah satu pencetus ide mendirikan kampus teknologi di Pulau Kalimantan. (*)

Pewarta: Novi Abdi
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026