Kontribusi terbesar APBD Kota Bontang berasal dari dana perimbangan keuangan pemerintah pusat dan provinsiBontang (ANTARA Kaltim) - Realisasi pendapatan asli daerah Kota Bontang, Kalimantan Timur, pada tahun anggaran 2014 mencapai sekitar 160 miliar atau 111,2 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp144 miliar.
Wali Kota Bontang Adi Darma saat Rapat Paripurna DPRD dengan agenda penyampaian laporan pertanggungjawaban APBD 2014 di Bontang, Senin, mengatakan pencapaian pendapatan asli daerah (PAD) itu berasal dari berbagai sektor, seperti pajak dan retribusi.
"Secara umum pendapatan asli daerah telah mengalami peningkatan yang cukup signifikan dan melebihi target, kendati belum dapat dijadikan sumber pendapatan utama dalam mendukung program pembangunan," katanya dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Bontang Kaharuddin Jafar.
PAD itu berasal dari sektor pajak daerah yang ditetapkan sekitar Rp80 miliar, ternyata mampu terealisasi lebih kurang Rp85 miliar atau 105,75 persen. Sementara dari retribusi yang ditarget Rp4 miliar, tercapai 120,76 persen.
Sedangkan pendapatan dari sektor lain yang seluruhnya ditargetkan sekitar Rp63 miliar, hingga akhir 2014 mampu membukukan pencapaian 120,13 persen.
"Untuk pendapatan dari transfer pemerintah pusat dan provinsi, tahun 2014 terealisasi sebesar Rp1,02 triliun, yang berarti 104,48 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp984 miliar," jelas wali kota.
Dalam laporannya, Adi Darma menjelaskan realisasi APBD 2014 mencapai Rp1,3 triliun atau 81,19 persen dari total kekuatan anggaran sebesar Rp1,7 triliun.
Kontribusi terbesar APBD Kota Bontang berasal dari dana perimbangan keuangan pemerintah pusat dan provinsi, terutama penerimaan bagi hasil bukan pajak sumber daya alam.
"Berdasarkan hasil evaluasi target dan realisasi pendapatan daerah pada tahun 2014, potensi sumber penerimaan yang targetnya sebesar Rp1,4 triliun, dapat direalisasikan sekitar Rp1,45 triliun atau 101,67 persen," jelas wali kota.
Pada kesempatan itu, Adi Darma juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh jajaran Pemkot dan DPRD Bontang dengan diraihnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK atas laporan keuangan tahun 2014.
Ketua DPRD Kota Bontang Kaharuddin Jafar mengatakan hasil laporan pertanggungjawaban APBD 2014 itu selanjutnya dikoordinasikan dengan fraksi-fraksi untuk dilakukan pembahasan dan diberikan tanggapan atau jawaban. (*)
Pewarta: IrwanEditor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.