Kita rencana akan gelar sosialisasi di Dome pada Selasa, 2 Juni nanti. Ayo kita sama-sama ikut menyukseskan program ini
Balikpapan (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menargetkan penyaluran bantuan sosial (Bansos) lebih tepat sasaran lewat perluasan proyek percontohan digitalisasi perlindungan sosial (Perlinsos).
"Kita rencana akan gelar sosialisasi di Dome pada Selasa, 2 Juni nanti. Ayo kita sama-sama ikut menyukseskan program ini," ujar Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud di Balikpapan, Sabtu (30/5).
Wali Kota menyebut digitalisasi Perlinsos merupakan bagian dari transformasi tata kelola pemerintahan berbasis teknologi.
Dalam hal ini, kata Rahmad, program tersebut menerapkan konsep digital public infrastructure (DPI) untuk pembaruan sistem administrasi daerah.
"Melalui program ini, pemerintah menghadirkan portal digital Perlinsos yang dapat diakses masyarakat secara mandiri maupun melalui pendampingan petugas di lapangan," jelas Rahmad.
Rahmad mengemukakan, program strategis tersebut tidak berjalan sendiri, melainkan berjalan lintas kementerian di bawah koordinasi gugus tugas komite percepatan transformasi digital pemerintah (KPTDP).
"Kementerian Sosial serta Kementerian Komunikasi dan Digital ikut mengawal langsung pelaksanaan agenda nasional itu," ungkap Rahmad.
Ia menerangkan, masyarakat yang telah memiliki identitas kependudukan digital (IKD) dapat mendaftar secara mandiri melalui aplikasi Perlinsos. Proses pendaftaran digital ini dirancang dengan sistem yang sangat praktis dan aman.
"Sementara bagi warga yang mengalami kendala literasi digital, lanjut usia, atau belum memiliki IKD, pendaftaran akan difasilitasi melalui agen Perlinsos di tingkat kelurahan dan kecamatan," tandas Rahmad.
Wali Kota juga telah menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk aktif menyosialisasikan program tersebut.
"Para camat, lurah, hingga ketua RT harus bergerak menyampaikan informasi program ini kepada masyarakat luas," tegasnya.
Dalam hal ini, katanya.pihak kelurahan juga wajib memastikan kesiapan sarana dan prasarana pelayanan bagi masyarakat. Upaya ini penting untuk menjamin kenyamanan warga selama proses pendaftaran berlangsung.
"Langkah ini sekaligus menjadi awal menuju sistem perlindungan sosial nasional yang berbasis data digital dan terhubung langsung dengan identitas kependudukan masyarakat," demikian Rahmad. (Adv Diskominfo Balikpapan).
Pewarta: AhmadEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026