Samarinda (ANTARA) - Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah melakukan kunjungan kerja untuk mendalami strategi pengembangan pendidikan di Provinsi Kalimantan Timur.

Ketua Komisi E DPRD Jawa Tengah Messy Widiastuti di Samarinda, Rabu, menyatakan pihaknya juga ingin belajar tentang upaya daerah setempat menyiapkan lulusan sekolah menghadapi dunia usaha dan industri, mulai dari tempat pelatihan hingga peralatan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur Armin beserta jajaran menyambut rombongan sekaligus memaparkan berbagai upaya daerah setempat membangun sumber daya manusia unggul.

Ia menjelaskan pemerintah provinsi saat ini menjalankan Program Gratispol, salah satunya menyediakan bantuan pakaian seragam lengkap bagi seluruh siswa baru kelas 10.

"Kami juga terus menyalurkan alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah Provinsi (BOSP) kepada seluruh sekolah negeri dan swasta untuk kelancaran mutu pembelajaran," ujar dia.

Pihaknya menyatakan bangga karena Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Samarinda terpilih sebagai pelaksana program nasional Sekolah Garuda Transformasi.

"Prestasi membanggakan lainnya terlihat tahun ini saat sebanyak tiga puluh siswa asal Kalimantan Timur berhasil lulus seleksi melanjutkan kuliah ke luar negeri," ujar Armin.

Pemerintah Provinsi Kaltim juga sedang mematangkan tiga sekolah percontohan yang diproyeksikan menjadi rintisan sekolah unggulan berbasis dwibahasa.

Menyikapi tantangan kekurangan tenaga pendidik, pemerintah memberikan kewenangan penuh kepada pihak sekolah untuk merekrut tenaga guru pengganti sesuai analisis kebutuhan internal mereka.

Pembiayaan operasional untuk gaji bulanan para guru pengganti tersebut sepenuhnya dialokasikan melalui kucuran dana BOSP.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur Rahmat Ramadhan menambahkan program seragam gratis menegaskan komitmen nyata pemerataan akses pendidikan.

"Bantuan tersebut sangat diharapkan mampu memacu semangat belajar peserta didik sekaligus meringankan beban ekonomi orang tua," kata dia.



Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026