Sangatta, Kaltim (ANTARA) - Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mengajak Asosiasi Pedagang Pasar Induk Sangatta (Appista) Kutim, Kalimantan Timur, menjaga stok bahan kebutuhan pokok dalam kondisi aman, sehingga dapat menekan laju inflasi.

Menurut dia, Pemkab Kutim sudah memiliki beberapa instansi yang menangani inflasi, seperti Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), sehingga dengan adanya dukungan Appista, maka pengendalian inflasi makin kuat seiring bahan kebutuhan pokok yang mudah diakses masyarakat.

"Keberadaan asosiasi pedagang dalam sebuah pasar, di antara fungsinya adalah untuk membantu pemerintah dalam memastikan ketersediaan bahan pokok yang beredar, karena stok komoditas yang cukup dapat menahan laju inflasi," kata Ardiansyah di Sangatta, Kaltim, Sabtu.

Ia menyebut pengendalian harga bahan pokok merupakan hal penting agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar yang dikonsumsi setiap hari baik beras, gula, tepung, telur, daging, ikan, sayur-mayur, dan cabai.

Melalui pengelolaan ekonomi kerakyatan yang baik, menjual tidak terlalu mahal dan mempermudah akses barang yang dibutuhkan untuk kebutuhan hari-hari, diyakini daya beli masyarakat tetap terjaga.

Sebelumnya, saat mengukuhkan 48 anggota pengurus Appista periode 2025-2030 pada Kamis (9/4/2026), Bupati juga mengajak pengurus hingga anggota Appista terus kreatif dan melakukan sebuah inovasi, khususnya dalam pengelolaan sampah pasar.

"Terutama untuk sampah organik. Jika bisa dioptimalkan, maka akan mampu memberi nilai ekonomi tinggi, salah satunya untuk bahan baku pupuk. Sementara kebutuhan pupuk organik di sini juga tinggi, tentu akan mendatangkan manfaat," katanya.

Dalam kesempatan itu, ia juga berpesan para pedagang tetap tekun menjalankan usahanya karena sektor perdagangan merupakan profesi yang mulia dalam membantu penyediaan bahan kebutuhan masyarakat.

"Sedangkan, Pemerintah Kabupaten Kutim berkomitmen penuh untuk terus mendukung kemajuan ekonomi masyarakat dengan menghadirkan kebijakan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan," ujarnya.

Sementara, Ketua Appista Kutim Sudarman menyatakan komitmennya dalam menjalankan organisasi bersama seluruh pengurus untuk menjadi wadah yang solid dalam memperjuangkan kesejahteraan para pedagang pasar hingga kebersihan lingkungan.

"Tentu, kami juga akan selalu menjaga ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan lingkungan, sehingga Pasar Induk Sangatta dapat menjadi pusat ekonomi yang maju dan memberikan manfaat luas," kata Sudarman.



Pewarta: Novi
Editor : M.Ghofar

COPYRIGHT © ANTARA 2026