Samarinda (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus berupaya mempercepat pembangunan desa berkelanjutan dengan melibatkan peran aktif mahasiswa di daerah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kaltim, Puguh Harjanto, di Samarinda, Jumat, mengungkapkan bahwa langkah strategis yang kini dimatangkan adalah penguatan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif.

Program ini melibatkan berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di wilayah Kalimantan Timur.

Puguh menegaskan bahwa KKN Kolaboratif bukan sekadar pemenuhan beban akademik mahasiswa, melainkan instrumen strategis untuk membangun daerah berbasis potensi lokal.

"Melalui KKN Kolaboratif, kami ingin memastikan kehadiran mahasiswa memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya mengintegrasikan potensi intelektual mahasiswa dengan arah kebijakan pembangunan daerah," ujar Puguh.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas kampus ini diharapkan mampu menghadirkan solusi konkret atas tantangan di perdesaan, sekaligus mempercepat pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) Desa secara terintegrasi.

“Dengan semangat kolaborasi antara perguruan tinggi dan perangkat daerah, kita dapat mendorong akselerasi transformasi desa yang lebih terarah. Desa adalah fondasi utama pembangunan daerah,” imbuhnya.

Selain mendukung program pemerintah, KKN Kolaboratif ini juga berfungsi memperkuat fungsi pemerintahan desa, mendorong inovasi lintas keilmuan, serta meningkatkan efektivitas pendampingan masyarakat di lapangan.



Pewarta: Arumanto
Editor : M.Ghofar

COPYRIGHT © ANTARA 2026