Balikpapan (ANTARA) - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) bersama PLN, Askrindo memberangkatkan 1.200 pemudik dari Pelabuhan Semayang Balikpapan menuju Surabaya, Sabtu (14/3/2026).
Keberangkatan dilakukan menggunakan KM Dorolonda yang bertolak sekitar pukul 09.00 Wita menuju Pelabuhan Tanjung Perak.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Pelni, Anik Hidayati, mengatakan program mudik gratis ini merupakan kolaborasi Pelni dengan PLN, Askrindo, dan Telkomsel.
Program serupa juga berlangsung di sejumlah wilayah lain di Indonesia dengan total peserta nasional mencapai 3.636 orang.
“Hari ini Pelni bersama PLN, Askrindo, dan Telkomsel memberangkatkan 1.200 pemudik gratis dari Balikpapan menuju Surabaya,” ujarnya.
Dari total peserta tersebut, sebanyak 550 orang merupakan pemudik yang difasilitasi PLN UID Kaltimra. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sekitar 250 orang. Pendaftaran dibuka pada 25 Februari dan seluruh kuota langsung terpenuhi.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, mengatakan Kalimantan Timur kembali menjadi salah satu daerah yang menyelenggarakan mudik gratis BUMN menggunakan moda kapal laut.
“Tahun ini pesertanya meningkat cukup besar. Kami berkoordinasi dengan BUMN lain untuk memastikan keberangkatan berjalan lancar,” katanya.
KM Dorolonda yang digunakan dalam program ini membawa lebih dari 2.000 penumpang dalam pelayaran menuju Surabaya. Pelni memastikan seluruh peserta mudik gratis mendapatkan tempat sesuai manifest dan telah melalui proses verifikasi sebelum naik kapal.
Salah satu peserta, Selamet Nurul Ishani, warga Samarinda, mengaku tiba di Pelabuhan Semayang sejak malam hari untuk memastikan tidak tertinggal kapal. Ia berangkat bersama empat anggota keluarganya. “Program ini sangat membantu. Kami bisa mudik tanpa memikirkan biaya tiket,” ujarnya.

Anik menambahkan Pelni juga merencanakan program arus balik gratis setelah masa mudik selesai, meski jumlah pesertanya tidak sebanyak saat keberangkatan. Program mudik gratis disebut sebagai kegiatan rutin Pelni pada periode Natal dan Tahun Baru maupun Idulfitri.
Selain program mudik gratis, pemerintah memberikan stimulus berupa potongan harga tiket kapal hingga 30 persen untuk penumpang reguler selama periode Lebaran. Harga tiket Balikpapan–Surabaya yang normalnya sekitar Rp530 ribu menjadi Rp379 ribu setelah stimulus.
Pelni berharap program mudik gratis dan stimulus tarif dapat membantu masyarakat pulang kampung dengan lebih terjangkau sekaligus meningkatkan minat penggunaan transportasi laut selama masa Lebaran.***
