Balikpapan (ANTARA) - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Balikpapan mencatat pergerakan penumpang sebanyak 39.228 orang selama periode mudik Lebaran 1446 H/2025 M lalu. Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, dengan rute Balikpapan – Surabaya menjadi jalur tersibuk yang mengangkut 14.195 pemudik.
“Kami juga sampaikan penghargaan dan terimakasih kepada Kementerian Perhubungan, juga teman-teman BUMN; PLN, Pegadaian, yang sudah mempercayakan kami dalam Program Mudik Gratis,” kata Kepala PT Pelni Cabang Balikpapan, Ridwan Mandaliko, Selasa.
Menurut Ridwan, keberhasilan arus mudik tidak terlepas dari dukungan penuh berbagai pihak yang terlibat dalam operasional pelabuhan dan pengamanan penumpang. Ia berterima kasih kepada KSOP Kelas I Balikpapan, Pelindo Balikpapan, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta para pemilik kepentingan lainnya yang telah berkontribusi dalam kelancaran mudik tahun ini.
“Kami juga terus berupaya memastikan perjalanan masyarakat nyaman, aman, dan menyenangkan,” katanya.
Ridwan mengemukakan sebagai operator kapal penumpang, Pelni terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat dengan memastikan kelancaran perjalanan, terutama pada periode mudik dan balik Lebaran.

Selain mencatat pergerakan pemudik yang tinggi, Pelni Balikpapan juga memperingati Hari Ulang Tahun ke-73 dengan tema "Going Extra Miles Beyond The Target." Sebagai bagian dari perayaan, Pelni Balikpapan berpartisipasi dalam acara seremonial bersama Kantor Pelni Pusat melalui Zoom pada 28 April 2025, serta menggelar pemotongan tumpeng serentak di seluruh kantor cabang dan di kapal.
Di Balikpapan, momen syukuran ini juga diisi dengan doa bersama anak-anak Panti Asuhan Al-Mukmin di kantor Pelni Balikpapan. Menurut Ridwan ini adalah bentuk kepedulian sosial sekaligus ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang Pelni sebagai penyedia layanan transportasi laut.
Sebanyak 15 anak yatim piatu dan 2 pengurus panti hadir khusus dan mendoakan Pelni Balikpapan agar sukses dalam usahanya meningkatkan layanan pada masyarakat dalam bidang transportasi laut.
"Perayaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga mengandung harapan agar Pelni terus berkontribusi bagi negara dan masyarakat dengan melampaui target yang telah ditetapkan," demikian Ridwan Mandaliko.
