Penajam Paser Utara (ANTARA) - Pembangunan 54 gerai dan gudang Koperasi Merah Putih di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur terus berproses sebagai program penguatan ekonomi masyarakat kabupaten setempat.

"Pembangunan gerai dan gudang untuk 54 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih terus berproses," ujar Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Kukmperindag) Kabupaten Penajam Paser Utara Margono Hadisutanto, Jumat, ketika ditanya menyangkut keberlanjutan Koperasi Merah Putih di Penajam.

Kendati sejumlah gerai dan gudang belum bisa dibangun karena terkendala keterbatasan lahan sebagai lokasi pembangunan di beberapa wilayah, lanjut dia, proses terus dilakukan mengejar target pembangunan 54 gerai dan gudang Koperasi Merah Putih.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara melalui dinas terkait melakukan identifikasi lahan potensial sebagai lokasi pembangunan garai dan gudang Koperasi Merah Putih untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat setempat.

Difokuskan pencarian lokasi tambahan yang tepat agar target pembangunan 54 gerai dan gudang Koperasi Merah Putih terealisasi yang bermuara pada pemerataan ekonomi di kabupaten di kenal Benuo Taka itu.

"Syarat luas lahan sekitar 1.000 meter persegi, minimal 600 meter persegi diperuntukkan bangunan gerai, selebihnya untuk gudang dan parkir,” katanya.

Hingga kini tercatat dari 54 pembangunan gerai dan gudang Koperasi Merah Putih,, 32 pembangunan di antaranya dalam proses dengan kemajuan pengerjaan fisik yang bervariasi mulai dari tahap awal hingga yang sudah selesai sepenuhnya.

Pembangunan gerai dan gudang Koperasi Merah Putih yang tersebar di empat kecamatan tersebut dilaporkan sudah ada yang rampung 100 persen, jelas dia, tetapi belum bisa operasional karena masih menunggu instruksi teknis tata kelola dari pemerintah pusat.

Kehadiran Koperasi Merah Putih di setiap desa/kelurahan sebagai strategi jangka panjang dan menjadi fondasi dalam membangun ketahanan ekonomi lokal secara berkelanjutan, demikian Margono Hadisutanto.



Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor : M.Ghofar

COPYRIGHT © ANTARA 2026