Komandan Kodim 9090/SGT Letnan Kolonel Inf Ibnu Hudaya di Sangatta, Kutai Timur, Senin, mengatakan kegiatan TMMD bekerja sama dengan pemerintah kabupaten setempat itu digelar selama 21 hari mulai 7 Mei 2015.
"TMMD berlangsung selama 21 hari dan akan melaksanakan sejumlah kegiatan, antara lain pembangunan fisik seperti membangun jalan desa dan penyuluhan kepada masyarakat," kata Dandim yang didampingi Pasi Teritorial Kodim, Kapten (Arm) Edward.
Selain personel TNI AL dan pegawai Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kutai Timur, kegiatan itu juga melibatkan personel TNI AL dari Lanal Sangatta dan Kepolisian Resor Kutai Timur.
Adapun jalan desa sepanjang 4,5 kilometer yang menjadi sasaran TMMD merupakan jalan penghubung Desa Mawai Indah, Kecamatan Batu Ampar, menuju Desa Batu Balai, Kecamatan Muara Bengkal.
"Perbaikan jalan antardesa ini bertujuan membuka daerah yang terisolasi, sehingga dapat memperlancar roda perekonomian rakyat, termasuk mempermudah akses ke fasilitas pendidikan dan pelayanan publik," tambahnya.
Selain kegiatan fisik, sejumlah agenda lain yang dilaksanakan selama TMMD, antara lain penyuluhan program KB dan kesehatan, pertanian, peternakan, pendidikan, bela negara, wawasan kebangsaan, narkoba, serta kegiatan pengobatan massal dan bakti sosial. (*)
Pewarta: Adi Sagaria: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.