"Kami bisa mengajukan kader sendiri untuk pilkada di lima kabupaten, yaitu Kutai Timur, Berau, dan Paser untuk di Kalimantan Timur, kemudian untuk Kaltara di Kabupaten Bulungan dan Malinau," kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Kaltim Rusman Yaqub di Balikpapan, Rabu.
Untuk persiapan menghadapi pilkada serentak itu, PPP Kaltim menggelar Rapat Koordinasi Wilayah di Balikpapan.
Menurut Yaqub, target di lima kabupaten itu cukup realistis berdasarkan perolehan kursi di parlemen, kendati tidak menargetkan calon PPP harus maju untuk kursi bupati.
"Targetnya PPP bisa menempatkan kadernya, itu saja. Mau nomor satu (bupati) atau nomor dua (wakil bupati), nanti kita lihat dinamika setempat," tambahnya.
Saat ini, PPP adalah partai penguasa di Kabupaten Paser. Bupati Ridwan Suwidi yang hampir berusia 80 tahun adalah salah satu tokoh terbaik PPP dan lama menjadi legislator di DPRD Kaltim.
Bupati Bulungan, Kaltara, Budiman, juga memiliki dukungan PPP saat maju untuk masa jabatan kedua .
Selain itu, PPP juga memiliki wakil di DPR RI dengan daerah pemilihan asal Kaltim, seperti Hj Kasriyah dari dapil Balikpapan, Penajam Paser Utara dan Paser.
Rusman Yaqub menambahkan, selain konsolidasi kesiapan pengurus dan kader di kabupaten/kota menghadapi pilkada, rakorwil juga untuk menganalisa dan melihat peluang-peluang partai dalam menentukan langkah politik.
"PPP ingin melihat kemungkinan dengan siapa saja bisa berkoalisi, menghitung tingkat elektabilitas calon dan partai, dan strategi pemenangan pilkada," katanya. (*)
Pewarta: Novi AbdiEditor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.