Dari keluarga itulah semuanya berasal, mulai dari pola asuh, pendidikan karakter, hingga bagaimana bersosialisasi. PKK ini langsung turun ke setiap keluarga untuk memberikan pembinaan, edukasi, dan pendampingan tanpa lelah

Samarinda (ANTARA) - Pelindung Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat Selvi Ananda Gibran menegaskan peran PKK sebagai sentral dalam pembangunan keluarga tangguh diyakini dapat mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

"Dari keluarga itulah semuanya berasal, mulai dari pola asuh, pendidikan karakter, hingga bagaimana bersosialisasi. PKK ini langsung turun ke setiap keluarga untuk memberikan pembinaan, edukasi, dan pendampingan tanpa lelah," ujarnya saat menghadiri puncak Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-53 PKK di Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa.

Menurut Selvi, PKK memegang peranan penting karena langsung menyasar satuan terkecil, yaitu keluarga. Ia mengapresiasi dedikasi para kader PKK yang bahkan di usia lanjut pun tetap semangat mendedikasikan diri.

Istri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menitikberatkan sepuluh program pokok PKK mencakup seluruh aspek kehidupan, mulai dari ekonomi, pendidikan karakter, pola asuh, hingga kesehatan. Hal ini menjadikan PKK mitra strategis pemerintah yang harus sejalan dengan visi dan misi pembangunan.

"Kami membantu memaksimalkan program-program pemerintah agar bisa tercapai tujuannya," tambahnya.

Salah satu kontribusi nyata PKK yang disoroti Selvi adalah dalam upaya penurunan stunting. Ia bangga atas keterlibatan TP PKK di berbagai bidang, terutama melalui Posyandu, yang menjadi garda terdepan dalam imunisasi anak, penimbangan, dan pengukuran tinggi badan bulanan sebagai deteksi dini stunting.

"Hasil kerja PKK ini luar biasa. Dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting nasional tercatat 19,8 persen atau turun 1,7 persen dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 21,5 persen," papar Selfi.

Ketua TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian mengungkapkan kebanggaannya terhadap PKK sebagai lembaga yang mampu menjangkau hingga unit terkecil bangsa, yaitu rumah tangga.

"Tema HKG PKK ke-53 tahun 2025 adalah 'Bergerak Bersama PKK Menunjukkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas'. Ini mencerminkan semangat kolaborasi PKK dalam menggerakkan potensi keluarga dan masyarakat sebagai mitra strategis pemerintah," ujarnya.

Kegiatan ini bertujuan menegakkan komitmen 10 program PKK, meningkatkan pemahaman kader, memperkuat kolaborasi, serta memberikan apresiasi kepada kader berdedikasi.

Ketua TP PKK Kalimantan Timur Sarifah Suraidah melaporkan berbagai rangkaian acara, termasuk pembuatan KTP dan KK, penyuluhan narkoba, pameran UMKM, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga donor darah.

“HKG PKK di Kaltim ini juga memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat lokal,” tambah Sarifah, sembari menyebutkan hotel dan tempat wisata di Samarinda serta Balikpapan mengalami peningkatan akibat tingginya animo peserta yang hadir mencapai 2.200 lebih.



Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026