Samarinda (ANTARA Kaltim) - Pasangan kepala daerah "incumbent" atau petahana, yakni Syaharie Jaang dan Nusyirwan Ismail sama-sama mendaftarkan diri dalam penjaringan calon wali kota dan calon wakil wali kota ke Partai Golkar untuk Pilkada Kota Samarinda tahun 2015.

Informasi yang diperoleh di Samarinda, Selasa, menyebutkan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang mendaftarkan diri secara terang-terangan ke Sekretariat DPD II Partai Gokar Samarinda, Senin (12/1), dan mengambil sendiri berkas pendaftaran.

Sebaliknya, Wakil Wali Kota Samarinda Nusyirwan Ismail justru mendaftar ke partai berlambang pohon beringin itu secara diam-diam dan menyuruh orang kepercayaannya untuk mengambil formulir pendaftaran.

Menurut Syaharie Jaang, proses pendaftaran ke Partai Golkar adalah bentuk komunikasi politik dengan beragam partai, karena dirinya saat ini juga masih menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Samarinda.

"Saya mengambil formulir ini secara pribadi juga bentuk kerendahan hati agar didukung oleh Partai Golkar," kata Jaang.

Ia mengaku telah menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik lain, tidak hanya parpol yang memiliki kursi di DPRD, namun semua parpol untuk meminta dukungan.

"Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah memberikan dukungan. Bahkan, surat dukungan dari DPP PKB sudah ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Muhaimin Iskandar," ungkap Jaang.

Secara terpisah, Wakil Wali Kota Samarinda Nusyirwan Ismail mengatakan alasannya maju mendaftarkan diri sebagai kepala daerah periode 2015-2020, karena mendapat dukungan beberapa ormas dan sejumlah elemen masyarakat.

"Saya mencermati aspirasi dari masyarakat, berbagai lapisan mulai dari dunia usaha, wirausaha, PKL, ormas, paguyupan, tokoh masyarakat, lintas agama, dan lainnya yang menginginkan saya maju pada Pilkada mendatang," ujar Nusyirwan.   (*)

Pewarta: Arumanto
: Amirullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026