Samarinda (ANTARA Kaltim)- Sesuatu yang dinilai sangat bersejarah  bagi Provinsi Kaltim pada Sabtu 25/5 2014  karena dua calon presiden (capres) yang akan berebut simpati rakyat pada pemilihan presiden (pilpres), 9 Juli mendatang, secara bersamaan hadir di ibukota provinsi Kaltim ,Samarinda. Kaltim menjadi provinsi pertama yang mereka kunjungi usai mereka dinyatakan lolos tes kesehatan sebagai salah satu syarat pencalonan.  

Momentum kehadiran calon pemimpin Indonesia 5 tahun ke depan ini pun tak disia-siakan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak untuk menyampaikan curahan hati dan keluh kesah rakyat Kaltim. Dalam suasana penyambutan yang ramah dan penuh keakraban, Gubernur Awang Faroek pun membeberkan aspirasi rakyat Kaltim agar menjadi perhatian khusus presiden terpilih.

"Orang luar Kaltim, tahunya Kaltim ini kaya raya. Memang ada banyak kemajuan, tapi bapak lihat sendiri, masih banyak persoalan rakyat yang harus mendapat dukungan dan kesungguhan pemerintah pusat untuk membantu," kata Awang Faroek saat bertemu dengan Joko Widodo (Jokowi), capres yang diusung PDIP, Nasdem, PKB dan Hanura, di Lamin Etam Samarinda, Sabtu (25/5) malam.

Beberapa persoalan daerah yang dibeberkan Gubernur Awang Faroek untuk mendapat dukungan presiden terpilih, diantaranya terkait persoalan infrastruktur, mulai dari pentingnya ketersediaan infrastruktur jalan yang baik (bukan jalan rusak), dukungan untuk proyek jalan tol, pembangunan jembatan, tindak lanjut pembangunan sisi udara Bandara Samarina Baru (BSB), kecukupan listrik dan protes rakyat Kaltim tentang tidak adilnya persentase perimbangan keuangan antara pusat dan daerah.

"Sebagai daerah kaya sumber daya alam, Kaltim menjadi penyumbang devisa terbesar bagi dompet republik ini. Tapi perimbangan keuangan yang kembali ke daerah, kami rasakan masih sangat tidak adil. Kami sangat berharap, dalam kepemimpinan nasional ke depan, hal-hal seperti ini menjadi perhatian penting demi tetap tegaknya pilar-pilar NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia)," tegas Awang Faroek.

Selain itu, Gubernur Awang Faroek juga berharap agar program strategis yang telah diramu dalam Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) dapat dilanjutkan dalam kepemimpinan nasional mendatang.

"MP3EI manfaatnya sudah sangat dirasakan rakyat Kaltim. Oleh karena itu, siapapun yang nanti terpilih menjadi presiden, kami atas nama rakyat Kaltim berharap agar program MP3EI ini dilanjutkan," harap Awang.

Selain menerima kunjungan Jokowi, Gubernur Awang Faroek juga menyampaikan keluhan yang sama kepada capres yang diusung Partai Gerindra, Golkar, PAN, PKS, PPP dan PBB, Prabowo. Gubernur berharap agar siapa pun kelak yang akan mendapat amanah terbesar untuk memimpin Indonesia, satu persatu curahan rakyat Kaltim tersebut bisa segera diselesaikan. (Humas Prov Kaltim/sul)

     

 


Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026