Samarinda(ANTARA Kaltim)- Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Perhubungan (dishub) meminta alokasi bantuan anggaran pada APBD 2014 sebesar Rp 250 miliar tepatnya Rp 250.736.200.000 untuk kelanjutan dan percepatan pembangunan Bandara Samarinda Baru (BSB) Sungai Siring.

Ketua Komisi III DPRD Kaltim Dahri Yasin membenarkan permohonan tersebut disampaikan menjelang pembahasan APBD Kaltim 2014 yang digelar tak lama lagi.

“Pada pertemuan dengan dishub ini Komisi III ingin mendengar sejauh mana progress pembangunan proyek multiyears khususnya Bandara Samarinda Baru. Karena selain menyedot banyak anggaran juga menjadi perhatian publik. Sehingga apabila ada kendala bisa cepat dicarikan solusinya,” ucap Dahri didampingi Wakil Ketua dan Sekretaris Komisi III, Andi Harun dan Zaenal Haq, serta anggota Wibowo Handoko, Artya Fatra Martin, Kasriyah, Darlis Pattolongi dan Gamalis pada Rapat Kerja Komisi III DPRD Kaltim dengan Dinas Perhubungan Kaltim, Selasa (12/11).

Permintaan dana Rp 250 miliar tersebut menurut Dahri masih akan dibicarakan pada rapat kerja tingkat pimpinan dan selanjutnya pada rapat Badan Musyawarah dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Kaltim.

Proyek pembangunan BSB merupakan salah satu agenda besar yang mendapat perhatian khusus untuk segera diselesaikan karena menyedot atensi banyak pihak, di samping keberadaanya sangat dinanti masyarakat.

“Khusus BSB saya yakin mendapat perhatian dalam APBD Kaltim 2014. Namun besarannya tentu harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah dengan tidak mengenyampingkan proyek pembangunan lainnya,” tegas Dahri.

Sementara itu Kabid ASDP Dishub Kaltim Murjani mengatakan permohonan alokasi anggaran sebesar Rp 250 miliar tersebut terbagi dalam beberapa item, antara lain; penyelesaian kontrak tahun jamak 2011-2013 sebesar Rp 50 miliar yang dikurangi melalui pemotongan dana retensi sebesar Rp 31,578 miliar dan dana optimalisasi pekerjaan sebesar Rp 19,157 miliar.

Selain itu, sebut Murjani, penyempurnaan fasilitas sisi darat perlu dana Rp 50 miliar, yakni untuk gorong-gorong, saluran drainase, landscap lampu penerangan, rambu-rambu lalu lintas, serta pembangungan fasilitas sisi udara Rp 150 miliar.
“Sejauh ini progres pembangunan fisik untuk sisi udara sudah menyentuh kurang lebih 70 persen, dan diharapkan bisa mencapai angka 90 persen pada akhir Desember,” harap Murjani. (Humas DPRD Kaltim/adv/bar/met)




Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026