Sampai sekarang, hasil perundingan tidak membuahkan hasil. Celakanya lagi, Ketua Kelompok Tani Benuo Taka, Kecamatan Waru Muhadi beberapa bulan terakhir mendekam di tahanan kejaksaan,â€Penajam (ANTARA Kaltim) - Ratusan Petani Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara yang sudah puluhan tahun mengelola lahan kebun terus memperjuangkan hak mereka terkait sengketa lahan antara petani dengan PT Fajar Surya Swadaya (FSS).
Salah seorang petani di Kecamatan Waru, Darmawan, Jumat (1/11) mengatakan, para petani sudah berulang kali membawa persoalan sengketa tersebut, ke meja perundingan DPRD bersama pemerintah daerah, namun hingga saat ini belum ada penyelesaian.
PT FSS yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit yang mendapatkan izin resmi dari pemerintah tersebut, sudah sejak empat tahun menghadapi tuntutan para petani terkait permasalahan lahan.
“Sampai sekarang, hasil perundingan tidak membuahkan hasil. Celakanya lagi, Ketua Kelompok Tani Benuo Taka, Kecamatan Waru Muhadi beberapa bulan terakhir mendekam di tahanan kejaksaan,†ungkapnya.
Muhadi ditahan kata Darmawan atas perjuangannya menuntut status hukum lahan kebun sawit yang digarap perusahaan tersebut, ingga akhirnya membuatnya berurusan dengan aparat penegak hukum.
“Muhadi menjadi tersangka atas laporan dugaan penyerebotan tanah yang masuk wilayah operasional PT FSS ini,†jelasnya.
Karena itu, menurut Darmawan, para petani akan mendesak kepada DPRD dan instansi terkait lainnya agar membebaskan Muhadi sekaligus menyelesaikan persoalan sengketa tersebut. (*)
Pewarta: Bagus Purwa: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.