“Kami berharap pemerintah provinsi lebih mengoptimalkan peran BUMD supaya mampu melahirkan inovasi pengelolaan energi alternatif yang lebih efesien dibandingkan dengan menggunakan energi fosil yang tinggi biaya,†harapnya.
Politikus PKS ini menyampaikan bahwa selama lima tahun terakhir ini Pemprov Kaltim dapat dikatakan cukup berhasil dalam memanfaatan energi. Itu ditandai dari pemenuhan indikator capaian kinerja dari produksi minyak mentah ataupun produksi gas bumi hingga pemanfaatan energi terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang tersebar di berbagai daerah di Kaltim.
Namun ia tetap berharap Pemprov Kaltim tetap konsisten untuk memprioritaskan pemanfaatan sumber daya alam terbarukan sebagai sumber energi di masa mendatang.
“Hal tersebut dimaksudkan agar ancaman krisis energi dapat mengantisipasi kebutuhan generasi masa depan,†sebutnya.
Selain itu Ali Hamdi juga memberikan saran agar Pemprov Kaltim dapat mendorong BUMD terlibat dalam peran-peran pengelolaan sumber MIGAS di Kaltim seperti Blok Mahakam dan lain-lain. Juga mendorong penggunaan energi terbarukan seperti minyak kelapa sawit, tenaga air, surya, gelombang dan panas bumi yang tersedia di wilayah Kaltim. (Humas DPRD Kaltim/adv/lin/dhi/met)
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.