Samarinda (ANTARA Kaltim)- Sejumlah kelompok ternak di empat daerah di Provinsi Kaltim pada tahun anggaran 2013 mendapat bantuan sapi bibit dari pemerintah pusat sebanyak 160 ekor dengan harapan untuk mempercepat populasi sapi melalui tingkat kelahiran.

“Bantuan sebanyak 160 ekor sapi bibit ini untuk program Pusat Pengembangan Pembibitan ternak di kawasan perdesaan atau  village breeding center (VBC) bagi empat daerah, yakni Samarinda, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, dan Kutai Barat,” ujar Kepala Bidang Perbibitan dan Budidaya Dinas Peternakan Kaltim I Gusti Made Jaya Adhi di Samarinda, Jumat.

Rincian dari 160 ekor itu adalah terdiri dari 16 ekor sapi jantan, kemudian sisanya yang sebanyak 144 ekor merupakan sapi betina sehingga setiap sembilan ekor sapi betina terdapat satu ekor sapi jantan.

Bantuan sapi betina lebih banyak ketimbang yang jantan, dimaksudkan agar para betina itu bunting dan melahirkan pedet sehingga populasi sapi di Kaltim yang saat ini belum tinggi cepat ditingkatkan.

Saat ini, katanya, populasi sapi di Kaltim baru sekitar 108.000 ekor. Dari jumlah itu, baru sekitar 10.000 ekor yang bisa dipotong setiap tahun, padahal tingkat kebutuhan konsumsi daging bagi masyarakat Kaltim mencapai 50.000 ekor per tahun.

Ini berarti baru sekitar 25 persen peternak lokal mampu mencukupi kebutuhan sapi setempat, sementara selebihnya yang mencapai 40.000 ekor per tahun, masih didatangkan dari daerah lain, baik dari Jawa, Sulawesi, maupun Nusa Tenggara Barat.

Berkaitan dengan itu, maka pihaknya bersama Kementerian Pertanian RI terus berupaya meningkatkan populasi sapi, di antaranya tujuannya adalah agar ke depan Kaltim tidak lagi mendatangkan sapi dari daerah lain.  

Usaha lain yang ditempuh untuk meningkatkan populasi sapi maupun kerbau adalah, pada 2013 ini juga pihaknya melakukan pengembangan VBC kerbau sebanyak 150 ekor yang disebar ke empat kabupaten, yakni Malinau, Kutai Kartanegara, Paser, dan Kutai Barat yang terdiri dari 30 ekor jantan dan 120 ekor betina.

Ada pula kegiatan untuk perbaikan mutu genetik kerbau Krayan di Kabupaten Nunukan sebanyak 60 ekor. Kegiatan ini dimaksudkan agar populasi dan kualitas kerbau Krayan semakin meningkat.

Selanjutnya berupa pemberdayaan pembibitan ternak sapi sapi Brahman Cross betina sedang bunting sebanyak 100 ekor, yakni yang disebar ke tiga daerah di Kaltim seperti Kabupaten Paser, Kutai Timur, dan Kutai Barat.(*)



Pewarta: M Ghofar
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026