Samarinda (ANTARA Kaltim) - Tim Mitra Kukar Kutai Kartanegara berhasil menekuk tamunya, Persiba Balikpapan, 2-0 dalam pertandingan "derby" tim Kalimantan Timur pada Liga Super Indonesia di Stadion Aji Imbut Tenggarong, Kukar, Kamis.

Penyerang asal Argentina, Esteban Hereira, membuka keunggulan tim Mitra Kukar pada menit 15 setelah memanfaatkan umpan Hamka Hamzah yang diteruskan dengan tendangan diudara oleh Hereira hingga berhasil memperdaya penjaga gawang Persiba Wawan Hendrawan.

Tiga menit sebelum babak pertama berakhir, Arif Suyono memperbesar keunggulan tuan rumah dengan tendangan kerasnya memanfaatkan umpan terbosan Frangipane pada menit 43, dan mengantarkan keunggulan Mitra Kukar menjadi 2-0.

Tampil dengan kekuatan penuh minus Zulham Zamrun yang terkena akumulasi kartu kuning dan Jajang mulyana, Tim Mitra Kukar memang menargetkan hasil kemenangan menghadapi Persiba Balikpapan, sebagai evaluasi pada pertandingan sebelumnya yang hanya menang tipis 1-0 menghadapi Barito Putra.

Sejak menit awal pasukan Hamka Hamzah dkk berusaha menggebrak pertahanan Persiba untuk menciptakan beberapa peluang, sebaliknya tim Persiba pun berupaya meladeni serangan tuan rumah dengan permainan cepat dari lini ke lini.

Melalui serangan cepat, Hamka yang diubah posisinya oleh pelatih Stefan Hanson sebagai penyerang membuka celah dengan mengirimkan umpan tandukan ke Esteban, dan dengan skilnya Estaban berhasil menendang bola tanpa melakukan kontrol mengarah ke jala Persiba yang dikawal Wawan Hendrawan.

Tambahan satu gol tuan rumah oleh Arif Suyono makin menjatuhkan mental pemain Persiba, sehingga beberapa kali peluang gagal dimaksimalkan untuk memperkecil jarak keungguulan.

Pelatih Persiba Balikpapan Herry Kiswanto mengaku akan mengevaluasi timnya setelah menelan kekalahan 0-2 dari tuan rumah Mitra Kutai Kartanegara utamanya lini belakang yang sering kurang konsentrasi dalam melakukan penjagaan kepada lawan.

Selain itu Hery menilai, tim asuhannya terlalu terburu-buru dalam memaksimalkan peluang, tercatat empat sampai lima peluang dibabak pertama yang gagal dimanfaatkan oleh para pemainnya.

"Sebenarnya kami juga banyak menciptakan peluang, sayangnya tidak satupun yang bisa membuahkan gol, ini mungkin karena mereka terlalu buru-buru," kata Herry

Sementara pelatih Mitra kukar, Steffan Hansson, mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya. Khusus untuk strategi menempatkan Hamka sebagai striker, dikatakan Hanson, hanya terjadi pada pertandingan hari ini dengan absennya Zulham dan Jajang Mulyana.

"Hamka memang ditempatkan di depan hanya untuk pertandingan kali ini dan tidak untuk pertandingan selanjutnya Hamka di depan. Dia tetap di belakang. Lagipula, Hamka memang bagus main disemua lini," jelas pelatih asal Swedia itu. (*)


Pewarta: Arumanto
Editor : Arief Mujayatno

COPYRIGHT © ANTARA 2026