Kami terus mendorong para KKS untuk bereksplorasi, dan juga berinovasi pada sumur-sumur yang sudah mereka kembangkan,"Balikpapan (ANTARA Kaltim) - Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas (SKK Migas) mengumumkan, sepanjang 2013 akan ada tujuh rencana survei seismik, 258 sumur eksplorasi, 1.178 sumur pengembangan baru dan 1.094 sumur yang diperbaiki kembali.
"Untuk mempertahankan tingkat lifting minyak 827.058 barel per hari," kata Aussie B Gautama, Deputi Pengendalian Perencanaan SKK Migas di Balikpapan, Rabu.
Bila tidak dilakukan eksplorasi dan penemuan cadangan-cadangan baru, Gautama khawatir jumlah minyak yang dipompa keluar dari perut bumi bisa hanya mencapai 650.000 barel per hari dalam tahun ini.
Bahkan, angka riil produksi 828.057 barel sudah lebih rendah dari target APBN yang 900.000 barel per hari, angka yang menjadi patokan hitungan pendapatan negara.
Dengan jumlah produksi minyak tersebut, pemerintah memperhitungkan mendapat 27,9-29,5 miliar dolar AS pada 2013. Di sisi lain, pada proyeksi APBN 2013, penggantian biaya yang dikeluarkan pemerintah untuk para Kontraktor Kerja Sama (KKS) diperhitungkan 15,5 miliar dolar AS.
"Endapatan untuk negara semula diharapkan 31,75 miliar dolar atau 85 persen dan KKS mendapat 9,79 miliar dolar atau 15 persen.
"Jadi kami terus mendorong para KKS untuk bereksplorasi, dan juga berinovasi pada sumur-sumur yang sudah mereka kembangkan," kata Gautama.
Sumur-sumur tua, misalnya, tetap bisa dipertahankan berproduksi dengan injeksi berbagai zat untuk mendorong minyak keluar.
Pertamina, misalnya, merevitalisasi sumur-sumur tua di Sangasanga, Kalimantan Timur, juga di Pulau Bunyu, Kalimantan Utara.
Para teknisi perusahaan migas BUMN itu memperbaiki kepala sumur, memasang pompa angguk, hingga bila perlu memompa air ke dalam sumur untuk mendapatkan minyak. Dari upaya itu, Pertamina Unit Bisnis dan Eksplorasi Sangasanga dan Bunyu saat ini mampu berproduksi hingga 10.000 barel per hari dari awalnya di 2008 hanya 2.500 barel per hari. (*)
Pewarta: Novi AbdiEditor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.