Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur (Katim) Johny Anwar di Samarinda, Selasa, mengatakan sebanyak 3.552 petugas tersebut dibagi menjadi 888 tim yang siap disebar di blok konsentrasi dan blok nonkonsentrasi.
Jumah blok konsentrasi yang telah dipetakan BPS Kaltim sebanyak 2.976 blok, sementara jumlah blok nonkonsentrasi hanya tercatat 576 blok.
Blok konsentrasi adalah kawasan yang menjadi tempat tinggal warga yang bekerja di sektor pertanian, seperti rumah tangga yang menggarap pertanian, perkebunan, peternakan, tambak atau berbagai jenis perikanan, termasuk perusahaan bidang pertanian.
Sementara blok nonkonsentrasi adalah kawasan yang tidak ada kegiatan pertanian dalam arti luas, tetapi di kawasan itu dicurigai ada rumah tangga yang memiliki kebun, sawah, tambak, dan sub sector ternak di daerah lain, misalnya warga Samarinda yang memiliki empang di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Sensus Pertanian akan digelar selama satu bulan penuh, yakni mulai 1 hingga 31 Mei 2013. Sementara beban setiap tim rata-rata terdapat sembilan orang per blok sensus.
Sensus tersebut merupakan hal yang sangat penting karena akan menjadi acuan bagi pemerintah untuk memetakan pertanian dalam arti luas, sekaligus akan dijadikan rujukan untuk program dan pembangunan sektor pertanian.
Terkait dengan itu, dia meminta masyarakat jujur menjawab pertanyaan dari petugas sensus, misalnya mengatakan dengan sebenarnya jumah ternak yang dimiliki, jumlah empang yang dimiliki, penghasilannya, termasuk hal-hal lain yang ditanyakan petugas.
Sebaliknya, dia juga meminta petugas sensus benar-benar serius melakukan pendataan, melakukan wawancara dengan petani, peternak, pekebun, nelayan ke setiap rumah tangga petani, termasuk mendata jumlah perusahaan atau yang begerak di sektor pertanian. (*)
Pewarta: M GhofarEditor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.