Pembangunannya nanti dalam satu paket berupa satu unit rumah lengkap dengan sarana air bersih dan sanitasiNunukan (ANTARA Kaltim) - Pemerintah pusat akan membangun 180 unit rumah bagi warga transmigrasi di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur, tahun 2013.
Kepala Bidang Transmigrasi Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dissosnakertrans) Kabupaten Nunukan, Rovan Amhar SE di Nunukan, Sabtu, menyatakan pembangunan perumahan transmigrasi menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2013 sebanyak 180 unit pada dua lokasi yang berbeda.
Ia melanjutkan, salah satu kawasan transmigrasi yakni di SP5 Sebakis berdaya tampung 230 unit rumah dan 150 unit telah dibangun pada 2012 sehingga sisanya 80 unit akan dibangun menggunakan APBN 2013.
Kemudian, lokasi lainnya yakni di SP6 yang bersebelahan dengan SP5 akan dibangun sebanyak 100 unit rumah bagi warga transmigrasi cuma kondisi lokasi tersebut berupa rawa sehingga masih harus berkonsultasi dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI.
"Karena lokasi di SP6 ini rawa-rawa, maka kita masih harus berkonsultasi dengan kementerian bagaimana dengan kondisi tersebut. Tidak mungkin kita bangun rumah di atas rawa," ujar Rovan.
"Jadi lokasi pembangunan perumahan transmigrasi ini dibagi dua yakni di SP5 sebanyak 80 unit dan SP6 100 unit tapi kondisi lokasi di SP6 ini tidak memungkinkan karena rawa-rawa," katanya menambahkan.
Rovan menjelaskan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan perumahan transmigrasi tersebut, Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah memberikan hak pengelolaan lahan (HPL) Nomor 33 Tahun 2004 kepada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI.
Ia mengakui pada 2011 lalu lahan yang dibangun perumahan transmigrasi bermasalah karena lahan tersebut milik PT Adindo.
Pembangunan 180 unit rumah transmigrasi tersebut, sebut Rovan, belum ada kepastian karena masih dalam tahap pelelangan yang dilaksanakan oleh Dinsosnakertrans Kabupaten Nunukan dengan anggaran sebesar Rp8 miliar lebih.
Perumahan yang akan dibangun ini adalah tipe 36 lengkap dengan fasilitasnya berupa sarana air bersih dalam bentuk sumur setiap unit rumah dan sanitasi, ujarnya.
"Pembangunannya nanti dalam satu paket berupa satu unit rumah lengkap dengan sarana air bersih dan sanitasi," kata Rovan.
Selain itu, kawasan transmigrasi pada kedua lokasi ini juga dilengkapi dengan sarana jalan tanah dan suatu saat diusulkan untuk pengaspalan.(*)
Pewarta: M RusmanEditor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026