Kepala Dinas PU Kabupaten Penajam Paser Utara, Mangasi Tambunan di Penajam, Selasa, mengatakan melalui sistem lelang elektronik menjadikan tidak seluruh pagu anggaran bisa langsung dihabiskan.
Dikatakan, sebagai contoh proyek pagu anggaran Rp1 miliar, setelah melalui lelang elektronik hanya ditawar Rp900 juta, sehingga Rp100 juta anggaran bisa dihemat.
Tambunan juga menyebutkan dengan sistem elektronik maka dapat meminimalisir peran orang dalam proses tender.
Jumlah penghematan Rp7 miliar tersebut berasal dari jumlah total anggaran Rp114,7 miliar. Pada tahun anggaran ini, anggaran tersebut terserap 87,78 persen atau tersisa Rp15,9 miliar.
Selain Rp7 miliar yang kami hemat, juga ada kegiatan yang tidak bisa terlaksana, jelas Tambunan.
Proyek yang tidak bisa terlaksana tahun 2012 lalu menurut Mangasi Tambunan karena rata-rata anggaran tersebut baru diadakan pada APBD Perubahan yang baru disahkan lewat pertengahan tahun sehingga tidak cukup waktu untuk proses tendernya.
Selain itu, proyek yang sudah masuk proses tender juga tidak terlaksana karena tidak ada perusahaan yang memasukkan penawaran, seperti pembelian alat berat. Anggarannya ada lebih Rp1 miliar tapi tidak ada yang memasukan penawaran, ucapnya.
Mengenai proyek tahun 2013, Mangasi Tambunan menyebutkan, anggaran yang diusulkan mencapai Rp500 miliar termasuk untuk pembayaran proyek tahun jamak.
Penyerapan anggaran proyek tahun jamak tahun 2012 lalu di PPU mencapai Rp386 miliar dari Rp494,9 miliar anggaran yang disiapkan. Anggaran yang tidak terserap tersebut karena adanya kendala pembebasan lahan. (*)
Pewarta: Bagus Purwa: Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.