Balikpapan (ANTARA News Kaltim) - Empat penonton tewas dalam tabrakan di Special Competition Stage (SCS) 11 Kejuaraan Offroad Bhayangkara International Extreme Offroad Competition di Batulicin, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Minggu.

Para korban adalah Angga Gunawan (12), Karyawansyah (37), Syaiful (10), Indra Setiawan (8).

Para korban masih diidentifikasi di RS H Amanah Husada, Batulicin. Puluhan korban lainnya juga mengalami luka-luka dalam peristiwa itu.

Peristiwa bermula ketika menjelang tengah hari, Haji Johan, salah satu peserta, tidak dapat menguasai mobilnya saat menjelang finish dari SCS tersebut. Mobilnya melesat menabrak penonton yang sebagian adalah anak-anak dan remaja.

Karena kejadian ini, kejuaraan offroad berhadiah Rp1 miliar dan juga hadiah utama sebuah mobil Mitsubishi Pajero tersebut langsung dihentikan.

"Kami semua turut berduka cita. Ini adalah kecelakaan yang sama sekali tidak disangka-sangka, force majeure," kata Syamsir Alam, racing commitee (RC).

Sementara Syamsir Alam berbicara, sejumlah mobil ambulans bolak-balik mengangkuti korban ke rumah sakit.

Kesepakatan sementara di lapangan, lomba akan dilanjutkan setelah Ramadhan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan dengan perolehan kembali nol. Hadiah di babak eliminasi sebesar total Rp150 juta disumbangkan kepada penonton.

"Itu untuk sementara. Kita akan segera bertemu lagi untuk berbicara lebih rinci," kata Syamsir di depan para peserta yang berjumlah total 90 orang.

Sebagai kejuaraan internasional, para offroader yang berpartisipasi berasal dari seluruh Indonesia, Amerika Serikat, dan Malaysia.

Tercatat terdaftar 90 peserta, di mana dua offroader dari Amerika Serikat, lima offroader Malaysia, dan 83 offroader dari seluruh Indonesia.

"Offroader Malaysia berasal dari Kuching, Sarawak, Malaysia Timur," kata Haji Sugiannor, Ketua Pengurus Daerah Indonesian Offroad Federation (Pengda IOF) Kalimantan Selatan.

Sampai Minggu, menurut racing commitee (RC), Syamsir Alam, lomba sudah berlangsung dalam 11 special competition stage (SCS atau trek khusus lomba). SCS 1 sampai 3 ada di kawasan Lapangan Golf Kodeco, dan SCS 4-11 ada di Mawar City.

Ketika dihentikan, sebagian peserta sudah ada yang menjajal SCS 11, sebagian baru di SCS 10, dan sebagian lain di SCS 9. Hanya 30 peserta teratas yang berhak tampil di SCS 9, 10, dan 11.

Sebelumnya, karena banyaknya jumlah peserta, lomba berlangsung selama tiga hari penuh, yaitu mulai Jumat hingga Minggu 22-24 Juni.

"Hari pertama Jumat di Kodeco Golf SCS 1-4 lomba mulai pukul 09.00 sampai pukul 21.00. Sabtu di Mawar City SCS 5-8 mulai pukul 08.00 hingga pukul 22.00 waktu setempat, dan terakhir SCS 9-11 hari Minggu, dari pukul 08.00 sampai pukul 17.00 waktu setempat," kata Syamsir Alam, offroader kawakan Indonesia.

Dengan jumlah hadiahnya yang spektakuler itu, menurut Haji Gian dan banyak offroader Indonesia, kejuaraan itu akan dikenang sepanjang masa sebagai "event" terbesar.

"Tapi ini juga 'event' dengan jumlah korban terbesar," kata Master, offroader dari Bali.  (*)

Pewarta: Novi Abdi

Editor : Arief Mujayatno


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2012