Kodam VI/Mulawarman menerima bantuan Alat pelindung Diri (APD) tambahan dari Markas Besar TNI Angkata Darat (Mabesad). Bantuan ini merupakan bantuan gelombang pertama yang didistribusikan Mabesad, yang diperuntukan bagi tenaga medis di rumah sakit TNI AD yang merupakan salah satu rumah sakit rujukan ditunjuk pemerintah untuk membantu penanganan pasien positif COVID-19.


“Kodam VI/Mulawarman menerima bantuan APD tambahan untuk penanganan pandemic penyebaran virus Corona atau  COVID-19 dari Aslog Kasad.  Bantuan APD ini diberikan kepada RS milik TNI AD RST Hardjanto di Balikpapan dan RST Soerharsono di Banjarmasin,” ujar Kakesdam VI/Mulawarman Kolonel Ckm dr Puguh dalam siaran persnya, Jumat (27/3).

Sesuai rencana, TNI AD akan terus berusaha menambah bantuan APD ini ke seluruh jajaran RS milik TNI AD sesuai tingkat urgensinya di masing-masing wilayah.
Beberapa APD  yang diterima Kodam VI/Mlw berupa  pakaian APD,  Googles, Masker Surgical, Masker N 95 termasuk didalamnya 140 set Rapid Test COVID-19.

Menurutnya, bantuan diterima langsung oleh Kesdam VI/Mlw akan di gunakan untuk penanganan pasien COVID-19 di Rumah Sakit Tentara di jajaran Kodam VI/Mulawarman dengan sistem pendistribusian berdasarakan tingkat penanganan pasien penderita virus COVID- 19. 

Bantuan APD tersebut diharapkan  bisa menambah APD dari satuan gugus pusat  yang sudah dimiliki rumah sakit tersebut.

Menurut Kapendam  Kolonel Kav Dino Martino, para tenaga medis yang  terlibat  penanganan pasien covid-19 di rumah sakit daerah menjadi garda terdepan yang menangani masalah tersebut, harus mendapat perlindungan optimal dengan adanya alat pelindung diri yang telah dikirim baik oleh gugus tugas pusat penanganan virus covid 19 maupun oleh Mabesad. 

Kapendam berpesan kepada seluruh masyarakat agar tenang dan jangan panik dengan merebaknya  virus covid-19. Patuhi  dan taati  himbauan pemerintah untuk tetap tinggal di rumah, rajin mencuci tangan pakai sabun, gunakan masker bila di tempat umun dan disiplin melakukan social distancing guna memutus  penyebaran virus corona tersebut.
Sumber Pendam VI/Mulawarman.

Pewarta: Arif Maulana

Editor : Abdul Hakim Muhiddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2020