Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau PUPR Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, tahun ini akan memprioritaskan pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) di setiap wilayah perbatasan antardaerah.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Penajam Paser Utara Supardi saat dihubungi, Sabtu, mengatakan,  pemasangan sekitar 350 lampu PJU itu disebar di  empat kecamatan.

"Kami telah melakukan survei di Jalan Provinsi dan jalan lingkungan di wilayah Penajam Paser Utara menentukan titik-titik pemasangan lampu PJU," ujarnya.

Salah satunya di wilayah Kecamatan Penajam menurut Supardi, ada sekitar 16 titik di Jalan Provinsi maupun jalan lingkungan yang belum terpasang lampu PJU.

Selain 16 titik tersebut lanjut Supardi, di setiap wilayah perbatasan antardaerah juga menjadi prioritas pemasangan lampu PJU karena masih minim penerangan.

"Pemasangan lampu PJU di perbatasan antardaerah, salah satunya di wilayah Kecamatan Sepaku yang berbatasan dengan Kota Balikpapan dan Kabupaten Kutai Kartanegera," katanya.

Masih minimnya penerangan di sejumlah wilayah di Penajam Paser Utara tersebut, dikhawatirkan memicu kecelakaan dan kriminalitas jalanan.

Namun khusus untuk jalan arah ke Kecamatan Sepaku yakni, di Kelurahan Sotek dan Maridan menurut Supardi, hanya akan dilakukan pemeliharaan lampu PJU.

"Belasan tiang lampu PJU dengan sistem tenaga suyra (solar cell) yang sudah lama rusak di wilayah itu akan segera diperbaiki," ucapnya.

Anggaran proyek pemasangan lampu PJU pada 2019 sekitar Rp8 miliar jelas Supardi, bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja atau APBD Kabupaten Penajam Paser Utara.

"Proyek pemasangan lampu PJU di wilayah empat kecamatan dengan menggunakan daya listrik PLN itu akan dilelang pada bulan ini," tambahnya.
 

Pewarta: Bagus Purwa

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2019