Penajam (Antaranews Kaltim) - Jumlah penerima bantuan iuran kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, hingga saat ini sekitar 12.049 jiwa dan jumlah tersebut masih sangat minim.

Jumlah PBI (penerima bantuan iuran) BPJS Kesehatan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut disampaikan Koordinator Satgas BPJS Kesehatan setempat Agus Purwanto saat ditemui di Penajam, Jumat.

"Hingga kini jumlah PBI kepesertaan BPJS Kesehatan dari APBD masih minim, di mana dari April 2017 sapai sekarang baru tercatat 12.049 jiwa," ungkapnya.

Jumlah 12.049 PBI kepesertaan BPJS Kesehatan dari APBD Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut menurut Agus Purwanto, berasal dari data Tim Satgas BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Ratu Aji Putri Botung.
    
"Belasan ribu data PBI kepesertaan BPJS Kesehatan itu yang tercatat di Tim Satgas BPJS Kesehatan RSUD Ratu Aji Putri Botung Kabupaten Penajam Paser Utara," jelasnya.

12.049 warga yang terdaftar tersebut lanjut Agus Purwanto, di luar dari target lebih kurang 33.653 penduduk Kabupaten Penajam Paser Utara yang akan dibiayai pemerintah kabupaten melalui APBD 2019.

"Jumlah itu di luar dari 33.653 penduduk yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan yang iuran kepesertaannya akan dibayarkan melalui APBD 2019 Kabupaten Penajam Paser Utara," ujarnya.

 Agus Purwanto menjamin 12.049 PBI kepesertaan BPJS Kesehatan tersebut merupakan warga Kabupaten Penajam Paser Utara dan tidak perlu diverifikasi ulang.

SK (surat keputusan) PBI kepesertaan BPJS Kesehatan dari APBD Kabupaten Penajam Paser Utara yang terdata pada Tim Satgas BPJS Kesehatan itu akan diterbitkan pada Januari ini (2019).

Semantara verifikasi data kepesertaan BPJS Kesehatan di Kabupaten Penajam Paser Utara yang ditargetkan rampung awal Februari 2019 diprediksi bakal molor atau tertunda dari target awal.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mulai 2019 akan menanggung pembayaran iuran kepesertaan BPJS Kesehatan seluruh penduduk, dengan mengalokasikan anggaran pada APBD 2019 lebih kurang Rp20,3 miliar. (*)
 

Pewarta: Bagus Purwa

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2019