Ujoh Bilang (Antaranews Kaltim) - Festival Hudoq yang digelar Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, 23-27 Oktober 2018, ditargetkan bisa memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) karena akan diikuti oleh 2.000 penari Hudoq.

"Pada November 2017 ada Tari Hudoq di Samarinda yang diikuti 1.000 orang, Mahulu akan menyajikan 2.000 penari Hudoq dalam festival pada Oktober mendatang,"kata Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Mahulu Kristina Tening di Ujoh Bilang, Rabu.

Jumlah penari sebanyak itu merupakan angka minimal yang ditargetkan karena jumlah penarinya akan lebih dari 2.000 orang. Para penari Hudoq ini akan datang dari hampir semua kampung yang tesebar di lima kecamatan di Mahulu karena rata-rata kampung di Mahulu terdapat lembaga pelestarian seni dan budaya yang salah satunya adalah Tari Hudoq. 

Festival Hudoq, lanjut Tening, digelar pada Oktober karena pada bulan tersebut merupakan musim tanam padi seiring masuknya musim hujan mengingat padi yang ditanam warga Dayak di Mahulu adalah padi ladang yang merupakan jenis sawah tadah hujan.

Tari Hudoq merupakan budaya warga ketika akan bertanam padi dan ketika menyambut masa panen. Sajian Hudoq yang dipersembahkan saat musim tanam dengan harapan padi yang ditanam bisa subur dan menghasilkan bulir padi padat.

Sajian Hudoq yang digelar saat panen padi merupakan persembahan sekaligus ucapan syukur bagi yang Maha Kuasa atas limpahan rejeki yang diberikan, terutama yang dibuktikan dengan hasil panen seperti keinginan petani.

"Dalam Tari Hudoq juga akan dirangkai dengan menugal bersama karena antara Hudoq dan menugal merupakan satu kesatuan, yakni setelah prosesi doa mau menanam, tentu harus dilanjutkan dengan menugal untuk ditanami padi,"ucap Tening.

Ia menjelaskan bahwa Festival Hudoq akan dipusatkan di lapangan sepak bola Ujoh Bilang, sementara di seputar lapangan akan dibuatkan tenda yang didesain mirip serapo beratap kajang.

Serapo yang akan dibuat dari hasil partisipasi masyarakat ini juga akan berfungsi untuk menampung para peserta festival yang datang dari lima kecamatan, terutama bagi mereka yang jauh dari Ujoh Bilang. (*)

Pewarta: M.Ghofar

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2018