Tana Paser (ANTARA Kaltim) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Paser, melaksanakan sosialisasi manfaat jaminan sosial kepada para pekerja di sektor informal di daerah itu.

"Masih banyak pekerja di sektor informal yang belum memiliki jaminan sosial sehingga kami terus melakukan sosialisasi," kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Paser I Nyoman Hary Sujana, di Tanah Grogot, Kamis.

Pekerja informal kata Nyoman, adalah mereka yang bekerja secara mandiri dan swadaya.

"Setiap pekerja wajib memiliki jaminan sosial dari perusahaan atau orang yang memperjakannya. Oleh karena itu, pekerja informal yang tidak dipekerjakan oleh orang lain, kami dorong untuk juga memiliki jaminan sosial," ujar Nyoman.

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Paser tambah ia, juga telah melakukan sosialisasi kepada 40 gabungan kelompok tani (Gapoktan) yang ada di Kecamatan Long Kali.

Selain kepada petani kata Nyoman, BPJS Ketenagakerjaan juga gencar melakukan sosialisasi kepada para pekerja infomal lainnya seperti pedagang, nelayan maupun pekerja informal lainnya.

"Sebagian besar dari mereka juga belum memiliki jaminan sosial ketenagakerjaan," ucap Nyoman.

Sosialisasi itu juga kata ia, dilakukan setelah ada permintaan dari pekerja informal.

"Sebagai contoh, sosialisasi terhadap para petani di beberapa desa di Kecamatan Long Kali adalah atas permintaan mereka," katanya.

"Manfaat BPJS ketenagakerjaan ini akan terasa jika terjadi resiko kecelakaan dan kematian yang disebabkan karena resiko bekerja," tutur Nyoman.       (*)

Pewarta: R. Wartono

Editor : Amirullah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2016