Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud, menginstruksikan seluruh komponen masyarakat di Kota Balikpapan untuk mengibarkan bendera Merah Putih satu tiang penuh pada tanggal 1 Juni 2026. Pemerintah kota menggelar agenda penting ini untuk memperingati Hari Lahir Pancasila.

"Tema Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 adalah 'Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia' dengan logo 'Garuda Pancasila'," ujar Rahmad, Minggu (31/5).

Wali kota menuliskan pernyataan resmi mengenai edaran peringatan tersebut di dalam Surat Edaran Nomor 100.3.4.3/1258/E/SETDA tentang Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026.

"Setiap Kantor Instansi Pusat dan Daerah, Satuan Pendidikan, Perusahaan BUMN/BUMD/Swasta, Pertokoan, Perumahan, dan seluruh komponen Masyarakat Kota Balikpapan pada tanggal 1 Juni 2026 agar mengibarkan bendera satu tiang penuh selama 1 (satu) hari," kata Wali Kota.

Rahmad menyampaikan instruksi pengibaran bendera tersebut secara mendetail. Perintah ini mengikat instansi pemerintah, lembaga swasta, hingga area pemukiman warga.

"Instansi Vertikal, BUMN/BUMD/Swasta dan Satuan Pendidikan yang berada di Kota Balikpapan diimbau menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di tempat masing-masing pada tanggal 1 Juni 2026 pukul 08.00 Wita," tutur Rahmad.

Baca juga: Sekolah Rakyat di Kaltim tumbuhkan nilai Pancasila

Pemerintah Kota Balikpapan mengeluarkan imbauan khusus mengenai pelaksanaan upacara bendera mandiri. Setelah itu, warga diminta menyaksikan siaran langsung upacara tingkat pusat di Jakarta yang dipimpin Presiden RI.

"Setelah mengikuti pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, diimbau untuk menyaksikan jalannya Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 Tingkat Pusat melalui siaran langsung di kanal Youtube BPIP, laman Facebook BPIP, Instagram BPIP atau Siaran Televisi Nasional pukul 11.00 Wita," jelasnya.

Pemerintah kota mengarahkan seluruh elemen masyarakat untuk menggaungkan syiar ideologi negara ini secara kreatif. Rahmad Mas'ud juga mendorong pelaksanaan berbagai program kemanusiaan yang berdampak nyata.

"Menyelenggarakan kegiatan/aktivitas bakti sosial yang bermanfaat langsung bagi masyarakat luas, antara lain donor darah, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, penyaluran bantuan sosial, pengumpulan dan penyaluran pakaian, perlengkapan sekolah, dan/atau buku bacaan layak pakai," urai Rahmad.

Aksi nyata tersebut juga dapat divariasikan dengan gerakan kebersihan lingkungan, pasar murah, hingga layanan hukum gratis. Wali kota berharap para pejabat kota dapat menerapkan nilai Pancasila secara aplikatif.

"Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan," tutupnya. (Adv Diskominfo Balikpapan)

Baca juga: Gubernur Kaltim: Hari Pancasila momentum teguhkan komitmen kebangsaan

Pewarta: Ahmad

Editor : Imam Santoso


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2026