Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, membiayai 85 orang warga setempat mengikuti pelatihan berbasis kompetensi meningkatkan kualifikasi diri agar dapat bersaing di dunia kerja.

"Pelatihan yang diberikan untuk beri bekal warga sebelum masuk dunia kerja," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Penajam Paser Utara Marjani ketika ditanya mengenai peningkatan sumber daya manusia (SDM) di Penajam, Selasa.

Pemerintah kabupaten menanggung sepenuhnya, lanjut dia, seluruh fasilitas dan akomodasi warga selama pelatihan di Kota Balikpapan.

Warga yang mendapat pelatihan berbasis kompetensi tersebut yang belum pernah mengikuti program pelatihan serupa dalam dua tahun terakhir, dan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

minimal warga memiliki surat keterangan tidak mampu dari desa atau kelurahan setempat, jelas dia, sebagai bukti komitmen pemerintah dalam membantu warga yang membutuhkan.

Pelatihan yang diberikan pemerintah kabupaten adalah program kejuruan yang sangat relevan dengan kebutuhan industri saat ini, lanjut dia, yakni Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum.

Kemudian K3 Minyak dan Gas (Migas), serta Pendidikan Dasar (Diksar) untuk Satuan Pengawas, yang dirancang sebagai jembatan bagi para pencari kerja untuk memiliki sertifikasi khusus.

"Kuota untuk K3 umum ada 16 orang, Diksar Satuan Pengawas 60 orang, dan K3 Migas sembilan orang," katanya.

Setelah mendapat bekal pelatihan dari pemerintah kabupaten dan memiliki sertifikasi khusus diharapkan warga langsung mendapatkan pekerjaan, demikian Marjani.

Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2025