Sangatta (ANTARA Kaltim) -  Camat Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, Muhammad Tahir mengatakan, pengunjung objek wisata Ampanas di Desa Pengadan meningkat signifikan dari tahun sebelumnya.

"Ada dua tempat wisata air panas "ampanas" di Kecamatan Karangan, yakni di Desa Pengadan dan Desa Batu Lepoq semakin dikenal, pengunjungnyapun sangat meningkat," kata camat M. Tahir di Sangatta, Minggu.

Menurut Camat Muhammad Tahir, air panas yang keluar dari perut bumi di Desa Pengadan itu, sangat diminati wisatawan, terutama dari lokal, karena airnya ada yang panas dan ada yang dingin.

Air panas Ampanas di Desa Pengadan dan Desa Batu Lepoq, masing-masing memiliki keindahan dan keunikan, karena keduanya berdekatan dengan gua yang juga cukup memikat bagi siapapun yang datang berkunjung.

"Karena memiliki daya tarik itulah, makanya setiap tahun objek wisata Ampanas dan gua ini semakin banyak pengunjungnya," kata Tahir.

Dia mengatakan, untuk mengunjungi Ampanas Pengadan dan Batu Lepoq di Karangan, membutuhkan waktu tempuh dari ibukota Sangatta selama sekitar tujuh jam.

Kalau berkunjung juga tidak perlu khawatir, karena tersedia tempat menginap atau penginapan yang harganya cukup terjangkau dan makanan khas daerah terpencil.

"Taksi umum menuju Karangan dan Pengadan setiap hari ada dan sepanjang perjalanan akan kita nikmati pemandangan ribuan hektare perkebunan kelapa sawit," katanya.(*)

Pewarta: Adi Sagaria

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2014