Tim gabungan dari berbagai unsur berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan luas sekitar 2 hektare di Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Jumat.

"Awal kejadian karhutla di RT 15, Kelurahan Nenang pada Jumat sekitar pukul 14.40 Wita, sedangkan laporan masuk ke Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) pukul 14.57 Wita," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PPU Budi Santoso di Penajam, Kaltim, Jumat.

Karhutla seluas sekitar 2 hektare ini membakar semak belukar dan berbagai jenis pepohonan, sementara penyebab api masih dalam penyelidikan.

Ia menjelaskan, setelah adanya laporan masuk, Pusdalops BPBD Kabupaten PPU langsung berkoordinasi dengan semua unsur terkait dan menuju lokasi untuk melakukan pemadaman bersama.



"Pemadaman dilakukan dengan cara menggunakan penyemprotan dari mobil pemadam milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) PPU, mobil tangki BPBD PPU, dan mobil tangki milik Manggala Agni," kata Budi.

Baca juga: BPBD: Tim Gabungan Kabupaten Penajam padamkan karhutla di Sidorejo

Pukul 18.50 Wita, lanjut ia, pemadaman dan pendinginan telah selesai, sehingga secara visual di lokasi karhutla sudah padam dan tidak ada potensi munculnya titik api baru.

"Setelah tim yakin tidak ada titik api atau bara yang dapat memicu terjadinya kebakaran lagi, tim gabungan kemudian kembali ke posko masing-masing untuk bersiaga," ucap Budi.

Tim gabungan terdiri atas personel BPBD PPU, DPKP PPU, Manggala Agni Daerah Operasi Kabupaten Paser, Polres PPU, Satpol PP Kabupaten PPU, Babinsa, dan Ketua RT 15 Kelurahan Nenang.

"Sedangkan unit yang diterjunkan di lapangan adalah satu mobil tangki, dua mobil operasional, dan dua sepeda motor trail milik BPBD, tiga mobil tangki dan satu motor trail dari DPKP, satu mobil tangki, satu mobil operasional dari Manggala Agni, serta sejumlah kendaraan operasional dari Polres dan Satpol PP," katanya.

Baca juga: Pemerintah kencangkan penegakan hukum hadapi karhutla

Pewarta: M.Ghofar

Editor : Imam Santoso


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2023