Terminal Lempake Samarinda, Kalimantan Timur, sepanjang arus mudik hingga arus balik Lebaran 2023 melayani aktivitas sebanyak 5.138 penumpang, dimulai pada H-7 atau pada 15 April hingga H+7 pada 30 April.

"Aktivitas sebanyak 5.138 penumpang itu berasal dari 3.170 penumpang yang berangkat ke Bontang dan Sangatta, kemudian ada 1.868 penumpang yang tiba di terminal ini," ujar Koordinator Terminal Lempake Samarinda Suharyanto di Samarinda, Senin.

Aktivitas penumpang yang paling banyak untuk arus mudik terjadi pada H-3 atau pada 19 April, yakni sebanyak 529 penumpang dengan melibatkan armada bus sebanyak 21 unit.

Rincian aktivitas sebanyak ini adalah untuk arus mudik dari Bontang dan Sangatta sebanyak 230 orang dengan melibatkan 9 bus, kemudian arus mudik dari Samarinda ke dua kota tersebut sebanyak 299 penumpang yang melibatkan 12 bus.

Kemudian aktivitas paling sepi dalam arus mudik terjadi pada H-1 Lebaran atau pada 21 April, karena di tanggal tersebut sebagian Umat Islam sudah merayakan Idul Fitri, yakni dari Muhammadiyah.

Aktivitas pada 21 April lalu hanya ada 183 penumpang yang melibatkan 8 bus, yakni arus mudik ke Samarinda ada 75 penumpang dengan melibatkan 3 bus, kemudian arus mudik dari Samarinda sebanyak 108 penumpang yang melibatkan 5 bus.

"Pada hari H atau saat Lebaran di tanggal 22 April, kami libur karena biasanya memang tidak ada penumpang. Memang ada satu bus yang minta izin untuk siaga di Terminal Lempake, namun mulai sekitar jam 10 pagi hingga sore, hanya ada calon penumpang tidak sampai 10 orang," kata Yanto.

Untuk aktivitas arus balik, lanjut ia, jumlah penumpang yang paling banyak terjadi pada H+3 Lebaran atau pada 26 April, yakni sebanyak 468 penumpang dengan melibatkan 22 armada bus.

Rinciannya adalah penumpang yang balik ke Samarinda dari Terminal Bontang dan Terminal Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, sebanyak 144 orang dengan menumpang 7 bus.

Sedangkan penumpang yang balik dari Terminal Lempake Samarinda dengan tujuan Bontang dan Sangatta sebanyak 324 orang, mereka menumpang 15 bus.

"Sementara aktivitas arus balik paling sedikit terjadi pada H+1 atau pada 23 April yang hanya ada 265 penumpang, terdiri atas 101 penumpang balik ke Samarinda dengan melibatkan 4 bus, kemudian sebanyak 164 penumpang balik dari Samarinda dengan menumpang 8 bus," kata Yanto.
 

Pewarta: M.Ghofar

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2023