PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan pasokan bahan bakar gas subsidi di wilayah Tarakan, Kalimantan Utara cukup dan dijual sesuai dengan batas Harga Eceran Tertinggi (HET).
 

“Pasokan LPG 3 kg lancar dan sesuai kuota. Di Tarakan Darat dijual sesuai HET Rp16,700 dan di Tarakan Pesisir dengan HET Rp18.700,” kata Manajer Humas Susanto Satria, Sabtu.

Satria menyatakan Pertamina melakukan inspeksi secara rutin untuk pengamanan distribusi di lapangan.

Pada kesempatan yang sama, Manajer Cabang Rayon V Kalimantan Timur dan Utar Azri Ramadan Tambunan menerangkan bahwa sebagian besar wilayah Tarakan kini sudah mendapatkan pasokan gas melalui jaringan gas, dimana gas langsung dialirkan ke kompor di dapur warga langsung dengan pipa. Karena itu kebutuhan gas dengan tabung bisa ditekan.

Bagi masyarakat yang belum terlayani jaringan gas namun dari golongan yang mampu, maka Pertamina mengimbau agar masyarakat golongan ini membeli bahan bakar nonsubsidi seperti Bright Gas, baik tabung isi 12 kg ataupun 5,5 kg.

Pada kesempatan ini juga Pertamina memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tarakan, aparat penegak Hukum, dan dinas terkait atas perhatian dan upaya dalam menjaga pasokan BBM distribusi masyarakat Kaltara tepat sasaran.
 

Petugas di Terminal BBM Terpadu Balikpapan, memeriksa kondisi tabung-tabung LPG 3 kg . (ANTARA/novi abdi)

“Kami telah menjalin koordinasi dengan pemerintah setempat untuk mendapatkan data masyarakat dan UMKM yang membutuhkan pasokan LPG 3 kg,” kata Azri.

Data yang didapat akan digunakan sebagai panduan pengaturan distribusi sembari menerangkan upaya tersebut akan menjadi acuan dalam pengaturan distribusi LPG PSO 3 kg agar lebih tepat sasaran.

Dengan data itu juga lebih mudah dikontrol pembelian LPG 3 kg, dimana diketahui jumlah kebutuhan setiap keluarga dan statusnya. 
 

Pewarta: Novi Abdi

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2021