Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi mengapresiasi rencana Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo yang memerintahkan seluruh Polda di Indonesia membentuk kampung tangguh jaya bersih dari narkoba.


Dia meyakini kebijakan itu dapat memerangi dan memutus mata rantai penyebaran narkoba di lingkungan masyarakat.

"Program tersebut sangat baik untuk menyelamatkan seluruh lapisan masyarakat dari bahaya narkoba. Saat ini penyebaran narkoba semakin hari semakin marak dan mengkhawatirkan nasib generasi bangsa ke depan," kata Andi Rio dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Dia berharap jajaran kepolisian di daerah dapat melakukan koordinasi kepada pemerintah daerah dan para tokoh agama, tokoh masyarakat untuk saling berkomitmen memerangi narkoba dalam membentuk kampung tangguh jaya bersih dari narkoba.

Menurut dia, perlu komunikasi dan koordinasi yang baik agar seluruh lapisan masyarakat dapat memiliki rasa kepedulian dalam mencegah dan memberantas narkoba.

"Diharapkan program Kapolri dalam memberantas dan menjaga generasi bangsa dari barang haram narkoba dapat berjalan baik dan sesuai harapan," ujarnya.

Politisi Partai Golkar itu meminta agar kampung tangguh narkoba dapat di isi dengan kegiatan positif seperti olahraga dan kegiatan rohani serta budi daya tanaman.

Langkah itu menurut Andi Rio agar tidak hanya menjadi kampung tangguh narkoba saja namun dapat menjadi sebuah lingkungan yang hijau dan asri.

"Jangan sampai kampung tangguh narkoba hanya sebuah gerakan di awal semata dan tidak bertahan lama, untuk itu pembinaan dan pemeliharaan kampung tangguh narkoba harus dapat secara berkala dan dapat dipertanggungjawabkan keberadaannya," katanya.

Sebelumnya, Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh kapolda untuk membentuk Kampung Tangguh Narkoba di wilayah masing-masing sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap serta penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di tengah masyarakat.

"Saya minta untuk Kampung Tangguh Narkoba diciptakan di seluruh Indonesia untuk menekan peredaran gelap narkoba," kata Sigit di Polda Metro Jaya, Senin (14/6).

Menurut mantan Kabareskrim itu, Kampung Tangguh Narkoba dibentuk oleh jajaran kepolisian menggandeng pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat serta pemangku kepentingan terkait.

Sigit menginginkan setiap Kampung Tangguh Narkoba memiliki daya cegah dan daya tangkal terhadap ancaman narkoba.

Pewarta: Imam Budilaksono

Editor : Abdul Hakim Muhiddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2021