Samarinda,(ANTARA Kaltim)  - Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-48 Tingkat Provinsi Kaltim dimeriahkan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan ibu dan anak,  diantaranya sosialisasi efektivitas pijat bayi dan senam untuk ibu hamil. Kegiatan tersebut diikuti ibu dan bayi dari Puskesmas se-kota Samarinda yang digelar di Rumah Sakit Ibu dan Anak H Thaha, kemarin (9/11).

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim didampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Sutri Cahyono mengatakan, sosialisasi efektivitas pijat bayi dan senam ibu hamil sangat erat kaitannya dengan tema HKN yaitu “Indonesia Cinta Sehat, Ibu Selamat Anak Sehat” yang juga sejalan dengan upaya penurunan Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Ibu (AKI) dalam pembangunan kesehatan dan mencapai tujuan Millenium Development Goals (MDGs) 2015.

Menurut dia, kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengetahuan kepada para ibu bagaimana cara memijat bayi secara benar dan tepat dengan harapan bayi akan tumbuh berkembang dengan baik karena pijat bayi memiliki banyak manfaat baik dari segi kesehatan maupun dari segi psikologis.

“Dari segi kesehatan dapat menstimulasi saraf otak terhadap perkembangan otak bayi, melatih respon saraf pada tubuh bayi dan memberian rasa rileks dan nyaman kepada bayi yang sulit tidur. Sedangkan dari segi psikologis, akan mengurangi tingkat stress pada bayi serta terjalin penguatan kasih sayang antara ibu dan bayi,” jelasnya.

Mengenai sosialisasi senam ibu hamil ujarnya bertujuan memberikan pengetahuan tentang bagaimana cara merilekskan otot-otot panggul sehingga mempermudah ketika menghadapi proses persalinan sehingga diharapkan para ibu dapat melahirkan secara normal dan melahirkan bayi sehat.

Ditambahkan, sosialisasi efektifitas pijat bayi dan senam ibu hamil merupakan rangkaian kegiatan memeriahkan HKN ke-48. Berbagai kegiatan lainnya yang melibatkan ibu dan anak juga akan dilaksanakan, yakni lomba merangkak dan menyusun bagi bayi dan anak balita, lomba membuat makanan pendamping ASI, sosialisasi tumbuh kembang anak dan deteksi dini anak berkebutuhan khusus dan sosialisasi rumah tangga ber-Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan pemberian ASI ekskelusif.

Selain itu digelar juga berbagai kegiatan lain,  yaitu penanaman pohon, lomba lari 10 kilometer bagi siswa/siswi SMA, sosialisasi promosi kesehatan di sekolah, jajanan sehat dan kesehatan jiwa bagi guru, seminar kesehatan pembentukan karakter anak, lomba karaoke bagi karyawan/karyawati instansi kesehatan, bakti sosial dan donor darah serta bazaar dan pameran kesehatan. (Humas Prov Kaltim/ina/adv).

 

Pewarta:

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2012