Ketua PHBI Kabupaten Nunukan, Adi Kamaris, di Samarinda, Kamis, mengatakan sapi untuk kurban tersebut telah disebarkan di sejumlah masjid yang melaksanakan shalat Idul Adha, serta seluruh kecamatan di Kabupaten Nunukan.
"Kita serahkan ke seluruh kecamatan, satu ekor untuk satu kecamatan ditambah sejumlah masjid di Pulau Nunukan sebagai ibu kota kabupaten dan Pulau Sebatik," ujarnya.
Menurut dia, sejak awal PHBI merencanakan akan memberikan bantuan hewan kurban kepada seluruh masjid di Kabupaten Nunukan tetapi karena anggarannya kecil niat itu urung terlaksana.
Ia mengatakan, anggaran yang digunakan membeli 40 ekor sapi tersebut sebesar Rp400 juta, anggaran ini digunakan untuk membeli sapi dari Sulawesi Selatan dan biaya operasional pengiriman termasuk pengiriman ke kecamatan.
"Bantuan hewan kurban untuk Idul Adha 2012 jumlahnya kecil, jadi kita selektif dalam memberikan bantuan. Yang diberikan bantuan
sapi selain Pulau Nunukan dan Sebatik, hanya untuk masjid besar di setiap kecamatan," ujar Adi.
Mengenai kesehatan sapi bantuan PHBI, Adi menegaskan sudah melalui pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Peternakan Kabupaten Nunukan, serta Kantor Karantina Hewan dan Tumbuhan Kota Tarakan Wilayah Kerja Kabupaten Nunukan.
"Kesehatan hewan kurban sudah tidak ada masalah. Sudah melalui pemeriksaan kesehatan dan karantina," katanya. (*)
Pewarta: M Rusman: Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.