"Pemkab PPU, tahun ini masih belum mendapatkan kuota peneriman CPNSD dari Kemenpan dan RB. Hal ini juga dialami oleh kabupaten dan kota di Kaltim lainnya, kecuali untuk Kota Balikpapan yang pada tahun 2012 ini mendapatkan kuota untuk melakukan penerimaan CPNSD," kata Sekretaris Daerah Kabupaten PPU Sutiman, Minggu (12/8).
Dijelaskannya, saat ini pihaknya sedang melengkapi penyusunan analisis beban kerja (ABK) dan analisis beban jabatan (ABJ) untuk segera diserahkan ke Kemenpan dan RB. Data ini dijadikan dasar dalam menghitung jumlah kebutuhan PNS di PPU.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten PPU, Alimuddin menambahkan, hingga kini Kemenpan RB belum mencabut status moratorium atau penghentian sementara proses penerimanaan CPNSD di PPU, sehingga jatahpun tidak diberikan oleh pusat.
Ia berharap, di tahun 2013 mendatang PPU mendapatkan kuota CPNSD. Oleh karena itu, guna mengetahui berapa kebutuhan jumlah PNS tersebut, maka saat ini pihaknya telah melakukan penyempurnaan ABK, AB dan analisa beban serta kebutuhan pegawai lima tahun kedepan.
"Berdasarkan analisa beban kerja dan analisa beban jabatan, satu PNS sebanding dengan 100 jiwa penduduk. Jika jumlah penduduk PPU lebih besar dan tidak seimbang, maka wajar dilakukan penambahan PNS," jelasnya.
Menurut Alimuddin, saat ini masih ada tiga SKPD yang sangat membutuhkan pegawai, yakni Dinas Kesehatan, Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) dan Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga (Disdikpora) PPU. Oleh karena itu, sangat dibutuhkan data-data pokok jumlah pegawai yang ada dan kekurangannya, apakah sudah tersebar merata atau belum.
Pewarta: Bagus Purwa: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.