Tanjung Redeb (ANTARA News Kaltim) - Dinas Pekerjaan Umum Daerah (DPUD) Kabupaten Berau mendata jalan-jalan rusak di kabupaten itu dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas pada saat Idul Fitri 1433 Hijriah.

"Sebenarnya kita terus memantau sejak Januari sampai Desember nanti, hanya saja menjelang Lebaran ini kita lebih konsentrasi untuk penanganan darurat jalan yang rusak, juga titik yang tidak sempat kami pantau kiranya dapat dilaporkan masyarakat kepada kami," kata Kepala DPUD Berau Ir H Taupan Madjid MM di Tanjung Redeb, Berau, Kalimantan Timur, Selasa.

Sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan yakni jalan penghubung antar 13 Kecamatan dalam Kabupaten, yang diprediksikan arus lalu lintas kendaraan baik roda dua dan empat dapat dipastikan meningkat.

Peningkatan arus itu perlu diselaraskan dengan fasilitas jalan yang baik untuk keamanan dan kenyamanan berkendara. "Jika ada titik rusak, kami harapkan ada laporan masyarakat kepada kami, agar bisa segera ditangani," lanjut Taupan.

Rencana Dinas perhubungan dan polres Berau yang akan memantau seluruh ruas jalan dalam Kabupaten juga direspon Taupan.

Menurut dia, dari upaya itu Dinas PU juga akan menerima informasi mengenai kondisi aktual jalan-jalan dalam Kabupaten dan informasi sejumlah titik rusak yang perlu diperbaiki.

Sejauh ini hasil pantauan jalan dari Dishub dan polisi lalu lintas belum diterima PU, informasi terakhir arus lalu lintas antarkecamatan, seperti disampaikan Taupan, dalam kondisi lancar.

Ada beberapa ruas jalan yang disasar untuk perbaikan, sementara jalan yang dinilai parah telah rampung diperbaiki.

Terdapat empat kampung di Kecamatan Talisayan yang sudah diperbaiki sementara saat ini dalam kota juga menjadi perhatian. Dalam kota yakni jalan Murjani yang kemarin jadi sorotan sudah kita tangani, namun memang masih ada beberapa jalan yang perlu ditangani cepat," katanya.

Khusus untuk jalan provinsi, Taupan berharap bisa cepat ditanggapi Dinas PU Provinsi sebelum ada tumpang tindih kebijakan perbaikan ruas jalan.

Selain harus menunggu penanganan dari dana Provinsi, masyarakat Berau dihadapkan pada permasalahan jalan rusak. "Solusi awal yakni dengan perbaikan darurat dan ala kadarnya dari Dinas PU Kabupaten," katanya.  (*)



Pewarta: Helda Mildiana
: Arief Mujayatno

COPYRIGHT © ANTARA 2026