Informasi yang beredar ada tiga warga Kabupaten Paser terjangkit virus Corona
Paser (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Paser melalui Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 setempat, Amir Faisol menegaskan tiga warga Paser belum dinyatakan positif Corona, hal itu menanggapi adanya informasi yang beredar di media sosial.


"Informasi yang beredar ada tiga warga Kabupaten Paser terjangkit virus Corona, "saya sampaikan ketiga pasien tersebut belum dinyatakan positif terjangkit virus corona," katanya saat menggelar konferensi pers di Kantor Bupati Paser, Sabtu  (11/4).

Ia mengatakan hasil positif yang beredar di media sosial merupakan hasil tes cepat atau rapid test yang bukan merupakan hasil akhir.

Menurutnya hasil rapid tes belum bisa menentukan positif  atau negatif yang bersangkutan terjangkit corona, masih ada tes swab corona di  laboratorium, jadi hingga saat ini di Kabupaten Paser belum ada kasus positif Corona. 

Amir Faisol menjelaskan ketiga pasien yang viral di media sosial, sementara  hanya hasilnya rapid test dan  positif  tidaknya perlu diuji lebih lanjut melalui tes swab corona di  laboratorium. 

Oleh karena itu dia mengimbau masyarakat Paser untuk tetap tenang, tidak perlu panik dan  tetap menjalankan imbauan pemerintah, yakni berdiam diri di rumah, menjaga pola hidup bersih, mencuci tangan serta melakukan penyemprotan disinfektan serta selalu menggunakan masker jika keluar rumah.

"Kami imbau masyarakat selalu gunakan masker jika ingin keluar rumah, tetap tenang, jangan panik, jaga kesehatan dan kurangi aktivitas di luar jika tidak perlu," jelasnya.

Saat ini seperti diketahui bahwa Pemkab Paser telah merawat ketiga warga tersebut di RSUD Panglima Sebaya. Status mereka yakni Pasien Dalam Pengawasan (PDP) (Adv/ MC Kominfo Paser)

Pewarta: R. Wartono
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026