"Prediksi saya khususnya gaya grego ada empat emas yang bisa kita rebut, karena empat atlet kita memang dalam kondisi siap bertanding setelah menyelesaikan latihan di Rumania," terang Buyahmin di Samarinda, Jumat.
Dikatakan Buyahmin dari evaluasi selama menjalani pemusatan latihan di Rumania, ada peningkatan yang signifikan dari segi taktik dan teknik.
Bahkan, empat dari pegulat gaya grego masuk dalam rangking tiga besar berdasarkan referensi pelatih Rumania, ketika menjalani latihan bersama dengan timnas Rumania.
"Artinya prediksi saya juga cukup obyektif, karena juga mendapatkan referensi dari pelatih Rumania," terang Buyahmin.
Empat pegulat yang menjadi perhatian Buyahmin diantaranya, M Aliansyah kelas 60kg, Ardiansyah kelas50kg, Rustang kelas 66kg dan Kusno Had kelas 74kg.
"Ardiansyah merupakan peraih emas pada SEA Games, Laos 2009, sedangkan Aliansyah merupakan peraih perak pada SEA Games yang sama, tapi untuk Kusno dan Rustang merupakan pendatang baru, namun demikian mereka bisa diandalkan,"papar Buyahmin.
Buyahmin, mengaku cukup dekat dengan empat pegulat tersebut, karena memang ke-empatnya berasal satu daerah dengan Buyahmin yakni di provinsi Kalimantan Timur.
"Saya memantau betul perkembangan mereka dari dulu sejak masih Junior, dan kali ini ketika mereka masuk di timnas, saya masih terlibat menangani mereka, dan mereka menunjukan persiapan yang cukup bagus menjelang pertandingan," terang Buyahmin.
Dari empat pegulat tersebut, Buyahmin cukup bangga dengan perkembangan Aliansyah yang demikian pesat paska menjalani pemusatan dua setengah bulan di Rumania.
Bahkan, kata Buyahmin pelatih Rumania, Bojila Mihai memprediksi tiga tahun ke depan Aliansyah bisa bersaing di Olimpiade.
"Aliansyah memegang peringkat tertinggi ketika melakoni uji coba dengan timnas Rumania, mudah-mudahan dia bisa konsisten di masa pemliharan fisik sebelum bertanding di SEA Games, mendatang," tegas Buyahmin. (*)
Editor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.