Bontang (ANTARA News - Kaltim)- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bontang (Kaltim) pada Juni 2010 dijadwalkan segera  mensosialisasikan karta tanda penduduk elektronik atau E-KTP.
  
"Sosialisasi elektronik kartu tanda penduduk ini akan dilakukan pada bulan Juni mendatang, dipusatkan di tiga kecamatan melibatkan unsur kecamatan, kelurahan, dan rukun tetangga," ujar Kepala Disdukcapil Kota Bontang, H Hamdi Abdillah di Bontang, Jumat.
   
E-KTP ini dimaksudkan agar data penduduk lebih akurat, hindari  KTP ganda, dan sebagai media Pemilu dan Pilpres 2014.
   
Penerapan E-KTP juga diatur sesuai dengan persyaratan yang telah memenuhi standar dari Kementerian Dalam Negeri serta Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
   
Manfaat lain E-KTP, yakni mendukung dan meningkatnya keamanan negara, mengefisienkan dan mengefektifkan pencapaian sasaran pembangunan, dan meningkatkan pelayanan pada masyarakat.
   
Diharapkan bahwa jika E-KTP berjalan baik pada gilirannya untuk mendukung terwujudnya pelaksana tugas pokok dan fungsi Pemerintah Pusat dan daerah dalam pengelolaan dan pelayanan di bidang kependudukan dan pencatatan sipil secara nasional.
   
Hamdi menjelaskan bahwa mekanisme pelaksanaan elektronik KTP itu selain sosialisasi juga mobilisasi massa. 
   
Dia akui bahwa mobilisasi massa akan membutuhkan banyak energi karena mencakup validasi data yang akan dilakukan di kelurahan, dilanjutkan proses sidik jari kedua telunjuk kanan dan kiri.
   
"Bagi orang cacat yang tidak memiliki jari tangan hanya difoto dengan meletakkan kedua tangan di depan dada untuk dipotret," imbuh mantan Kabag Humas pemkot ini.
    
Bontang termasuk satu dari beberapa daerah kota dan kabupaten di Kaltim atau bagian dari 197 daerah tingkat dua yang akan menerapkan program E-KTP di tahun 2011 ini dan sisanya secara serentak akan menyusul di tahun 2012.
  
"Bontang lain daripada yang lain, khususnya pada saat pengambilan sidik jari.  Sebagai persiapan online untuk validasi data atau pembetulan kesalahan nama, tanggal lahir dll  dilakukan di kelurahan sehingga saat di kecamatan tinggal sidik jari," papar Hamdi.
    
Dia tambahkan Bontang telah memiliki perangkat dasar komputer dan server, serta akan dilengkapi pusat berupa kamera, scan pinjer atau sidik jari, alat tanda tangan elektronik, desk komputer, aplikasi, pendampingan oleh konsorsium. 
    
"Perangkat dari pusat ini sebanyak tiga set untuk tiga kecamatan di Bontang," ujarnya.
    
Penduduk Bontang data per 15 April 2011mencapai 171.070 jiwa, terdiri kecamatan Bontang Utara 72.539 jiwa, Bontang Selatan 67.699 jiwa, Bontang Barat 30.778 jiwa.  Data penduduk wajib KTP mencapai 113 ribu jiwa.


Editor : Iskandar Zulkarnaen

COPYRIGHT © ANTARA 2026