Namun demikian, Aji tetap memuji penampilan anak asuhnya yang bisa mengimbangi permainan tim tuan rumah dan bahkan membuat pertahanan tuan rumah keteteran.
"Walaupun penguasaan bola dikuasai PBFC, kita juga ada perlawanan yang membahayakan gawang lawan, saya respek sama lawan, mereka tampil lebih bagus dengan tujuh pemain inti absen, saya pikir anak-anak sudah berjuang maksimal," terang Aji Santoso usai pertandingan, Jumat.
Pada laga yang berlangsung di Stadion Segiri Samarinda, tim PBFC akhirnya mampu meraih kemenangan menghadapi Persela Lamongan dengan skor 3-1.
Sementara itu, pelatih PBFC Dragan Djukanovic mengakui pertandingan sore itu berlangsung cukup berat, karena dia tidak bisa menurunkan pemain terbaik karena akumulasi kartu, cidera dan ada sejumlah pemain yang tengah bergabung dengan timnas Indonesia.
"Saya bangga dengan tim ini, karena mereka tetap memainkan strategi dengan baik, tim ini punya kekuatan dan itu dibuktikan dengan kemenangan hari ini," kata Dragan.
Disinggung penampilan Sultan Samma, Dragan mengakui Sultan Samma ternyata bisa menampilkan permainan terbaiknya saat mendapat kepercayaan masuk dalam skuad inti.
"Problem Sultan hanya persoalan fisik saja, tapi saya bangga ternyata Sultan bisa menjalankan tugasnya dengan baik dengan mencetak gol dan beberapa asist saat pertandingan," ucapnya.
Sementara itu Sultan Samma mengaku senang bisa membalas kepercayaan pelatih untuk memasukannya dalam skuad inti dengan gol yang dicetaknya.
"Mudah-mudahan ini menjadi pembuka pintu bagi saya menuju pertandingan selanjutnya, kalau memang saya dipercaya lagi maka saya akan berbuat maksimal untuk tim," tegasnya. (*)
Pewarta: Arumanto: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.