Tana Paser (ANTARA Kaltim) - Salah satu daya tarik Taman Tepian Kandilo di Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, adalah keberadaan Monumen Putri Petung yang dibangun PT Kideco Jaya Agung.

Monumen yang memiliki tinggi bangunan sekitar 5 meter itu posisinya berada di ujung Taman Kandilo, tepatnya berdekatan dengan tiang jembatan lengkung yang menghubungkan Kota Tanah Grogot dengan Desa Sungai Tuak.

Monumen yang didominiasi warna ungu itu terdiri dari tiga bagian, yakni bagian pertama adalah dasar monumen berupa kolam yang membentuk lingkaran dengan pinggirnya membentuk ornamen seperti bunga.

Bagian kedua adalah tugu yang menjulang ke atas dengan tiga sisi bidang, berisi logo perusahaan PT Kideco Jaya Agung, Lambang Kabupaten Paser dan puisi karya HM Ridwan Suwidi, mantan Bupati Paser.

Bagian ketiga adalah Patung Putri Petung yang sedang menuangkan air dari kendi, letaknya berada di atas tugu dengan warna patung merah tembaga.

Keberadaan monumen itu tentu menjadi daya tarik warga untuk sekadar menikmati keindahannya, seperti yang dituturkan Yanti, warga Kecamatan Pasir Belengkong saat ditemui Selasa sore.

"Sering kami sekeluarga duduk di sini untuk menghilangkan rasa letih. Duduk di dekat kolam yang ada patungnya Di sini lebih sepi dan suasananya juga enak," kata Yanti.

Yanti menyatakan kekagumannya dengan monumen yang terdapat kolam dan patung itu. "Bagus patungnya, apalagi kalau malam hari bisa menikmati suara gemercik air mancurnya. Anak saya suka main di sini," katanya..

Rusdiansyah, salah satu aktivis lembaga swadaya masyarakat lokal mengatakan banyak fasilitas atau sarana umum di Kabupaten Paser yang merupakan bantuan dari program CSR PT Kideco.

"Salah satunya Monumen di Taman Tepian Kandilo," kata dia. (*)

Pewarta: R Wartono
Editor : Didik Kusbiantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026